Sari Yuliati Jadi Wakil Ketua DPR, Bahlil: Golkar Beri Ruang Nyata untuk Perempuan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, buka suara terkait penunjukan Bendahara Umum Golkar Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR RI, menggantikan Adies Kadir.
Bahlil menegaskan, penunjukan tersebut merupakan bentuk komitmen Golkar sebagai partai yang inklusif dan menjunjung tinggi kesetaraan gender dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh kadernya.
“Kita tidak tanggung-tanggung menempatkan kader. Bukan lagi pimpinan komisi, tapi langsung pimpinan DPR. Perempuan punya hak yang sama, masa laki-laki saja. Kalau ini, saya bela perempuan,” ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Sabtu (31/1/2026).
Ia menambahkan, Partai Golkar juga mendukung penuh putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dalam kepemimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
“Setiap kader memiliki hak yang sama. Selama ini kita bicara soal gender dan emansipasi. Bahkan MK sudah memutuskan bahwa secara proporsional 30 persen perempuan harus menduduki jabatan-jabatan tertentu. Bagi Golkar, itu sesuatu yang baik,” tegasnya.
Bahlil menilai, kebijakan tersebut sejalan dengan semangat reformasi politik dan penguatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan strategis di lembaga legislatif.
Sebagai informasi, penunjukan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR RI dilakukan Partai Golkar untuk menggantikan Adies Kadir, yang mengundurkan diri dari jabatannya di DPR setelah terpilih sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: PAN Usulkan Ambang Batas Parlemen Nol Persen, Fraksi DPR Tetap Dibatasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









