Akurat

PDIP-Gerindra Disebut Kakak Adik, Golkar dan Gerindra Adik Kakak

Atikah Umiyani | 22 Juli 2025, 22:33 WIB
PDIP-Gerindra Disebut Kakak Adik, Golkar dan Gerindra Adik Kakak

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, ikut menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut bahwa PDIP dan Partai Gerindra adalah kakak dan adik.

Terkait hal itu, Bahlil mengatakan bahwa Golkar dan Gerindra juga memiliki hubungan serupa, yaitu adik dan kakak.

"Semua kita adik-kakak," katanya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga: Ahmed Zaki Iskandar Lolos Pencalonan Ketua DPD Golkar Jakarta 2025-2030

Bahlil mengatakan, meski saat ini PDIP berada di luar pemerintahan, namun tetap memiliki hubungan yang baik dengan semua partai, termasuk dengan pemerintah.

"Harus baik dong," ucapnya.

Bahlil juga turut mengomentari peluang PDIP masuk kabinet usai adanya pernyataan dari Presiden Prabowo tersebut.

Baca Juga: Golkar Sambut Penurunan Tarif Ekspor RI ke AS: Langkah Progresif, Tak Perlu Balas Tarif

Dia menegaskan bahwa hal itu tergantung keputusan dari Presiden.

"Itu hak prerogatif Presiden. Pokoknya sebangsa se-Tanah Air kita harus baik," ujar Bahlil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengatakan bahwa dirinya juga menganggap Presiden Pertama RI, Bung Karno, sebagai orang tuanya.

Baca Juga: Trisula Prabowo Jadi Langkah Nyata Menuju Pemerataan, Golkar Siap Kawal

Hal itu disampaikan Prabowo saat menutup pidatonya dalam peresmian Koperasi Desa Merah Putih, di Klaten, Senin (21/7/2025).

Sebelum mengucap Bung Karno sebagai ayahnya, Prabowo pun sempat meminta izin kepada Ketua DPR, Puan Maharani, yang merupakan cucu dari Bung Karno sekaligus Ketua DPP PDIP, yang turut hadir di acara itu.

"Yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Nuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga," tuturnya.

Baca Juga: Golkar Masih Kaji Putusan MK Soal Pemilu, Dampaknya Tak Bisa Diabaikan

Prabowo mengatakan, dirinya mempelajari dan memegang teguh prinsip marhaenisme yang merupakan buah dari pemikiran Bung Karno.

Dia lantas menganggap bahwa PDIP dan Partai Gerindra adalah kakak beradik.

"Mungkin kalau dipotong ini (nunjuk dada), yang keluar marhaen juga ini. Sebenarnya PDIP-Gerindra ini kakak adik," tuturnya.

Baca Juga: 150 Aktivis Mahasiswa Gabung ke AMPI, Golkar Perluas Kaderisasi dari Kampus ke Komunitas

Meskipun saat ini PDIP berada di luar pemerintahan, namun Prabowo menganggap bahwa partai banteng dan Gerindra adalah saudara.

"Tapi benar kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan di apa ya, diajarkan oleh negara barat, jadi enggak boleh koalisi satu, itu memang benar. Harus ada yang di luar, ngoreksi kita, ngoreksi tapi ya sedulur," jelas Prabowo.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK