Akurat

Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Kakak Adik, Sinyal Ada Kerja Sama Politik?

Atikah Umiyani | 22 Juli 2025, 21:47 WIB
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Kakak Adik, Sinyal Ada Kerja Sama Politik?

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyebut bahwa hubungan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan seperti kakak adik. Kerja sama kedua partai diyakini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat. 

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio alias Hensa, menangkap sinyal kekompakkan dari narasi 'kakak-adik' yang diucapkan Prabowo, meski kedua partai kini terpisah koalisi.

Dia menilai, pernyataan itu bukan sekadar hal biasa, namun upaya Prabowo menegaskan bahwa perbedaan koalisi tidak menghalangi visi bersama untuk pembangunan nasional.

Baca Juga: Said Abdullah: Belum Ada Tanda-tanda PDIP Gabung Pemerintahan

"Itu artinya mereka kompak, bisa jadi beda rumah tapi saling membantu bila dibutuhkan Indonesia," kata Hensa kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/7/2025). 

Dengan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI, dan Puan Maharani sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR RI, dia menyoroti kemandirian kedua partai yang tidak tergantung oleh dominasi eksternal yang mengikat Gerindra dan PDI Perjuangan.

"Kedua-duanya karena sudah punya rumah sendiri, mereka independen dan tidak tergantung ayahanda," ujarnya. 

Dia optimistis bahwa kolaborasi kedua partai hanya soal waktu. Dua pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi bukti, komunikasi tingkat tinggi tetap terjaga.

"Karena sudah kompak, artinya kerjasama antara PDI Perjuangan dan Gerindra itu tinggal masalah waktu saja," tegas Hensa.

Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa dirinya juga menganggap Presiden Pertama RI, Soekarno alias Bung Karno sebagai orang tuanya.

Baca Juga: Prabowo Sebut PDIP-Gerindra Bersaudara, Said Abdullah: Bukan Kode untuk Gabung Pemerintahan

Awalnya, Prabowo menyampaikan permohonan maaf jika pidatonya dinilai kurang ilmiah. Namun, dia menekankan bahwa pemerintah punya niat baik, yaitu mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

"Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri," ujar Prabowo dalam acara peresmian 80.081 kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, kalimat tersebut merupakan semboyan yang selalu diucapkan oleh Bung Karno. Prabowo menegaskan bahwa Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, dia pun menganggap Bung Karno sebagai ayahnya.

Sebelum mengucap Bung Karno sebagai ayahnya, Prabowo pun sempat meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, yang merupakan cucu dari Bung Karno, yang turut hadir dalam acara ini.

"Itu semboyan proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Nuwun sewu Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga," tuturnya.

Meskipun saat ini PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan, namun Prabowo menganggap bahwa PDIP dan Gerindra adalah sedulur atau saudara.

"Tapi benar kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan di apa ya, diajarkan oleh negara barat, jadi enggak boleh koalisi satu itu memang benar, harus ada yang di luar, ngoreksi kita, ngoreksi, tapi ya sedulur," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.