Kelakar Prabowo ke Megawati: Ibu Agak Kurus, Luar Biasa Dietnya Berhasil

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, melakukan perbincangan santai dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, sebelum mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.
Dalam pertemuan ini, Prabowo mengawali dengan menyapa Megawati dan juga Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang turut hadir dalam kegiatan ini. Setelah saling bersalaman, Prabowo kemudian mempersilakan duduk.
Prabowo dan Megawati duduk saling berhadapan di sebuah meja oval panjang, ditemani sejumlah tokoh penting negara. Di sisi kanan Prabowo tampak Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, sementara di sisi kirinya duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Biaya Dinas Fantastis di Tengah Efisiensi: Sri Mulyani Disorot Tak Sejalan dengan Presiden Prabowo
Megawati hadir dengan balutan kemeja putih lengan panjang, duduk bersebelahan dengan Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno.
Setelah duduk, Prabowo berkelakar kepada Megawati dan menyebutnya agak kurusan. Dia mengapresiasi karena menganggap bahwa Megawati berhasil melakukan diet.
"Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa. Ibu kurus. Diet Ibu berhasil," kata Prabowo.
Mendengar hal itu, Megawati pun tersenyum dan seraya mengiyakan candaan Prabowo.
"Iya berhasil," ucap Megawati.
Kemudian, Megawati menawarkan kepada Prabowo dan Try Sutrisno untuk menyantap kudapan yang sudah disediakan.
Baca Juga: Ketegasan Prabowo Bersihkan Pejabat Tak Kompeten Baik untuk Jaga Marwah Pemerintahan
"Lah ini monggo," ucap Megawati sambil mengarahkan tangganya ke arah makanan.
Prabowo kemudian menyauti tawaran tersebut. Prabowo mengatakan kepada Megawati bahwa yang terpenting baginya setiap pagi adalah meminum kopi.
"Yang penting kalau pagi kopi," kata Prabowo sambil tertawa ringan.
Momen pertemuan ini pun kemudian berlangsung dengan cair. Interaksi ini mencerminkan harmoni simbolik antar pemimpin lintas generasi di tengah momentum kebangsaan yang sakral, memperkuat semangat persatuan dan kerukunan dalam bingkai ideologi Pancasila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







