Akurat

Bahlil Tegas ke Pengusul Reshuffle: Jangan Langkahi Wewenang Presiden

Atikah Umiyani | 22 Mei 2025, 16:57 WIB
Bahlil Tegas ke Pengusul Reshuffle: Jangan Langkahi Wewenang Presiden

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi desakan sejumlah aktivis yang meminta Presiden Prabowo Subianto untuk merombak jajaran Kabinet Merah Putih.

Bahlil menegaskan, reshuffle adalah hak prerogatif Presiden dan bukan ranah publik untuk mendesaknya.

“Kita jangan berpikir dan bertindak melampaui batas kewenangan. Soal reshuffle itu sepenuhnya hak prerogatif Bapak Presiden,” ujar Bahlil kepada awak media di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku tak mengetahui adanya wacana reshuffle yang ramai dibicarakan.

“Nggak paham,” jawab singkat Airlangga saat ditemui di lokasi yang sama.

Baca Juga: Wagub Banten Apresiasi Pembukaan Rute Transjabodetabek PIK 2–Blok M, Usul Perluasan hingga Serang

Desakan reshuffle ini mencuat dalam acara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi yang digelar untuk memperingati Reformasi 1998 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh menyuarakan perlunya Presiden Prabowo melakukan evaluasi dan perombakan kabinet.

Salah satu suara lantang datang dari Rocky Gerung, yang menyebut perlunya kehadiran menteri-menteri yang memahami nilai-nilai sosialisme demi memperkuat arah kebijakan pemerintahan.

Meski demikian, hingga kini belum ada sinyal resmi dari Istana mengenai rencana reshuffle kabinet.

Presiden Prabowo sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait isu tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.