Akurat

Misbakhun Dijagokan Jadi Ketum SOKSI, Bahlil: Silakan Saja, Bagi Saya Tidak Ada Masalah

Herry Supriyatna | 20 Mei 2025, 21:26 WIB
Misbakhun Dijagokan Jadi Ketum SOKSI, Bahlil: Silakan Saja, Bagi Saya Tidak Ada Masalah

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menanggapi dinamika jelang pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI yang akan digelar dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-XII.

Bahlil menegaskan, siapa pun berhak mencalonkan diri, asalkan merupakan kader murni dari SOKSI, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.

Hal ini ia sampaikan di tengah menguatnya spekulasi terkait nama-nama kandidat, termasuk Sekjen Depinas SOKSI sekaligus politikus Golkar, Mukhamad Misbakhun.

"Kalau soal calon, siapa saja boleh. Yang penting dia kader SOKSI. Bukan kader MKGR, bukan kader Kosgoro. Harus kader SOKSI yang memenuhi syarat. Silakan saja, bagi saya tidak ada masalah," ujar Bahlil di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa malam (20/5/2025).

Bahlil mengaku hanya menebak-nebak saat menyebut nama Misbakhun, karena wajahnya terlihat paling menonjol saat itu. Namun ia menekankan, keputusan sepenuhnya berada di tangan forum Munas.

Baca Juga: Bahlil Beri Kode Misbakhun Jadi Ketua Umum SOKSI dalam Munas XII

“Kebetulan tadi saya lihat wajahnya Pak Misbakhun di situ, jadi saya bilang mungkin Pak Misbakhun salah satu calon. Tapi itu cuma terkaan saya saja, belum tentu benar. Tanya beliau langsung saja,” katanya.

Menurut Bahlil, sosok Ketua Umum Depinas SOKSI ke depan haruslah figur yang memahami arah organisasi dan mampu bekerja cepat mengikuti program Partai Golkar.

"Kalau ditanya kriterianya, ya yang memahami SOKSI dan bisa bergerak cepat," ujarnya.

Ia juga menyinggung pernyataan Ketua Umum SOKSI saat ini, Ahmadi Noor Supit, yang menyebut bahwa kepemimpinan ke depan sebaiknya dipegang oleh sosok muda dan progresif.

"Tadi Pak Ketua Umum Bang Supit bilang, yang muda, yang cepat. Saya setuju saja. Karena yang tahu SOKSI itu Pak Supit. Apa pun keputusan forum dan Ketua Umum SOKSI, saya ikut," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.