Jokowi: Golkar Itu Indonesia Banget, Pluralismenya Terjaga

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, Partai Golkar sebagai partai yang kuat dan mencerminkan keberagaman Indonesia.
Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya pada acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar ke-XI, yang menetapkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.
Bahlil, yang berasal dari Papua, menjadi simbol keberagaman di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
Baca Juga: Revisi UU Pilkada Dinilai Sarat Muatan Politik Pragmatis
“Kita bisa melihat dari sejarah ketua umum Golkar yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Jawa, ada Pak Agung Laksono, Pak Setya Novanto, dan Pak Airlangga Hartarto. Dari Sumatera, ada Pak Aburizal Bakrie dan Pak Akbar Tandjung dari Tapanuli Tengah. Dari Sulawesi, ada Pak Jusuf Kalla. Dan sekarang, Ketua Umum berasal dari tanah Papua. Artinya, Partai Golkar ini benar-benar mencerminkan Indonesia,” kata Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024).
Jokowi juga menyoroti dirinya yang mengenakan kemeja kuning saat hadir di acara tersebut, menandakan dukungannya terhadap pluralisme dan harmoni yang dijaga oleh Partai Golkar.
“Malam ini saya pakai kemeja kuning. Pluralisme di Golkar benar-benar terjaga dengan baik, sangat harmonis. Itulah yang menurut saya membuat Golkar lebih teduh dan damai dibandingkan partai lainnya,” tambahnya.
Baca Juga: Jokowi Nyaman Hadir di Munas Golkar: Pohon Beringin Bikin Adem dan Sejuk
Selain itu, Jokowi mengungkapkan kebahagiaannya bisa hadir di acara Golkar, yang merupakan salah satu partai terbesar dan tertua di Indonesia, serta telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan dan perkembangan bangsa.
“Saya senang bisa hadir malam ini, bersama-sama dengan bapak dan ibu semua, di acara salah satu partai tertua dan terbesar di Republik Indonesia. Golkar adalah partai yang kuat, dan telah memberikan banyak kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









