Bahlil Lahadalia: Golkar Harus Jadi Garda Terdepan Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Setelah ditetapkan secara definitif menjadi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan program utamanya untuk pengurus Golkar selama lima tahun ke depan.
Bahlil menegaskan, DPP Golkar 2024-2029 harus membersamai pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan menjadi garda terdepan bersama partai koalisi pemerintah lainnya.
"Munas sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi, maka izinkan saya dari lubuk yang paling dalam mengatakan secara tegas dan seterang-terangnya. Bahwa kepengurusan ke depan program paling utama adalah menyuskseskan pemerintahan Pak Prabowo-Gibran," kata Bahlil dalam pidatonya, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024).
"Dan berada pada garda terdepan untuk mengeksekusi seluruh program-programnya, dan berada pad agarda terdepan dengan partai-partai koalisi lain, untuk menjadi benteng pertahanan ketika ada yang main-main baik dari dalam maupun dari luar," tambahnya.
Baca Juga: Tok! Bahlil Resmi Ditetapkan Jadi Ketua Umum Golkar Periode 2024-2029
Dia juga memerintahkan kepada seluruh kader Golkar untuk tidak setengah-setengah mendukung pemerintah ke depan, dalam melanjutkan program dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Karena ini adalah bagian implementasi dari pada doktrin karya kekaryaan dan kita tidak boleh bermain-main. Kita sudah bersepakat Golkar mendukung pemerintah. Jangan pagi mendukung, sore setengah mendukung, malam bikin lain," tegasnya.
Dia sekali lagi menegaskan, bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan pribadi apapun. Baginya, Partai Golkar menjadi lebih baik merupakan kepentingannya ke depan.
"Saya enggak punya kepentingan apa-apa pribadi, kepentingan saya ke depan adalah Golkar lebih baik dari sekarang. Karena itu pemerintahan Pak Prabowo-Gibran sebagai kelanjutan dari pada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," tutup Bahlil.
Diketahui, Bahlil Lahadalia resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029. Hal itu ditetapkan dalam sidang Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI Partai Golkar, Rabu (21/8/2024).
Keputusan itu diambil oleh Pimpinan Sidang Munas ke-XI Partai Golkar, Adies Kadir usai menanyakan kepada peserta sidang terkait persetujuan terhadap sosok Bahlil yang akan menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar.
"Saya menanyakan apakah seluruh hadirin yang hadir setuju untuk kita tetapkan bapak Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029?" tanya Adies dan dietujui oleh seluruh peserta Munas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








