Akurat

PKB Masih Cari Kesamaan dengan PDIP Buat Menangkan Pilkada Jatim

Mukodah | 21 Juli 2024, 22:28 WIB
PKB Masih Cari Kesamaan dengan PDIP Buat Menangkan Pilkada Jatim



AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku sedang mencari kesamaan dengan PDIP, terutama untuk memenangkan Pilkada Jawa Timur 2024.

"PKB-PDIP mencoba mencari kesamaan sedekat mungkin untuk bisa, ya, memperkuatlah kemenangan kita di pilkada, termasuk di Jawa Timur. PKB-PDIP ini kan dua kekuatan besar yang masing-masing punya basis elektoral yang sangat berbeda, tetapi memiliki irisan yang sangat dekat," jelas Ketua DPP PKB, Luluk Nur Hamidah, saat ditemui wartawan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (21/7/2024).

Menurutnya, apabila PKB dan PDIP membentuk koalisi maka tercipta peluang menang yang besar di Pilkada Jatim.

Sebab dinamika politik di Jatim sudah berbeda ketika mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memutuskan maju pada 2018.

Baca Juga: Piala Presiden: Arema dan Persija Berjaya di Laga Perdana, Gustavo Almeida Jebol Gawang Madura

Luluk menyebut bahwa warga Jatim berhak dipimpin oleh figur yang bersih dan tidak punya beban masa lalu.

"Ini adalah kesempatan rakyat Jawa Timur untuk buka telinga, buka mata. Dan itu bisa dilihat ketika survei elektabilitas incumbent ya. Itu kan tidak atau kurang dari 50 persen sebenarnya. Ini cukup mengkhawatirkan," jelasnya.

"Harusnya kalau incumbent kuat, mestinya di atas 50 persen, tetapi kan ternyata masih di bawah 50 persen. Itu artinya apa? Rakyat Jawa Timur masih menunggu kalau ada opsi lain, ada alternatif, figur-figur lain. Ini kita sedang matangkan," terangnya menambahkan.

Menurut Luluk, PKB terbuka untuk mengusung Menteri Sosial, Tri Rismaharini, atau mantan Ketua Pengurus PWNU Jatim, KH. Marzuki Mustamar.

Baca Juga: Ribuan Guru Honorer di Jakarta Direkomendasikan Dapat Dapodik

"Nanti kami akan cek lagi ke akar rumput. Makanya kami itu tidak grasak grusuk. Karena cara PKB itu kan pasti akan kami cek kepada pendukung," ujarnya.

Meski begitu, Luluk menyebut bahwa komunikasi PKB dengan PDIP untuk Pilkada Jatim masih bersifat informal.

"Karena kalau resmi, sudah ada agreement (perjanjian), tetapi kalau informal itu sudah dilakukan. Bukan hanya di Jatim kan, misalnya juga di Jawa Tengah, di Jakarta dan juga daerah yang lain," jelasnya.

Baca Juga: Waspadai Berbagai Modus Penipuan dalam Transaksi Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK