Akurat

Heru Budi Hartono dan Gibran Blusukan, Tanda-tanda Lobi Politik di Pilkada Jakarta

Citra Puspitaningrum | 3 Juli 2024, 08:23 WIB
Heru Budi Hartono dan Gibran Blusukan, Tanda-tanda Lobi Politik di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Blusukan yang dilakukan Wapres RI terpilih, Gibran Rakabuming Raka, bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, disebut sarat muatan politis.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, blusukan di Jakarta itu tak luput dari manuver Gibran terhadap Putusan Mahkamah Agung yang mengubah batas usia calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2024.

Akhirnya KPU mengakomodir putusan MA tersebut bahwa cagub dan cawagub harus berusia 30 tahun saat pelantikan pada 1 Januari 2025.

"Semua yang dilakukan semuanya politik. Untuk kepentingan politik itu sendiri," kata Ujang saat dihubungi Akurat.co, Rabu (3/7/2024).

Baca Juga: Apa Itu Virus West Nile yang Mewabah di Israel? Ini Penjelasan, Gejala dan Pencegahannya

Terkait dengan blusukan itu, ia meyakini bahwa ada lobi-lobi politik dalam pertemuan Gibran dengan Heru Budi terkait Pilkada Jakarta 2024.

Ada kemungkinan juga langkah Gibran tersebut untuk menduetkan adiknya yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep dengan Heru Budi.

"Apakah Kaesang berpasangan dengan Pj Heru, bisa iya bisa tidak. Semuanya masih mengintip, saling masang kuda-kuda semua. Masih cair, masih dinamis," jelas Ujang.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar ini, langkah yang diambil Gibran cukup cerdas.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 3 Juli 2024: Taurus Harus Berpikir Positif untuk Dapat Peruntungan!

Tidak lain untuk menarik dukungan dari warga Jakarta menjelang pilkada November mendatang.

"Bisa jadi manuver untuk bisa mendapatkan dukungan dari tingkat elite maupun tingkat grass root di masyarakat DKJ," tutur Ujang.

Sebelumnya, Gibran yang juga putra Presiden Joko Widodo bersama Heru Budi terlihat bersama saat meninjau proyek pengerukan Kali Semongol di Tegal Alur, Jakarta Barat, Jumat (28/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, mereka nampak asyik berbincang sambil sesekali melemparkan senyum kepada warga.

Baca Juga: Jadi Tersangka Lagi, KPK Sita Uang Rp22 Miliar Bupati Langkat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.