Akurat

Pesan Zulhas ke Kader PAN: Mental Kalah Itu Cuma Bisa Ngomel dan Cepet Tua

Atikah Umiyani | 29 Juni 2024, 20:13 WIB
Pesan Zulhas ke Kader PAN: Mental Kalah Itu Cuma Bisa Ngomel dan Cepet Tua

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengajak pengurus dan kader-kadernya untuk memiliki mental pemenang.

Dia tidak ingin, ada kadernya yang memiliki cara pandang yang negatif. Menurutnya, itu seperti orang-orang yang bermental kalah, yang hanya bisa marah-marah dan menggerutu.

"Mental menang itu beda sama mental kalah. Beda sekali pak, kalau mentalnya kalah cuma ngomel aja itu mental kalah," kata Zulhas saat berpidato dalam acara Rakernas ke-4 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Sabtu (29/6/2024).

Baca Juga: PAN Serahkan Dukungan ke Sejumlah Nama untuk Pilgub 2024, Ada Waketum NasDem

"Orang kalau berteman sama yang kalah itu kerjaannya pasti ngomel terus, enggak ada yang bener, karena biasanya kalah pak, biasa di pinggir jalan lempar batu, kita harus ubah mentalnya jadi yang menang," sambungnya.

Sementara, orang-orang yang bermental pemenang adalah orang-orang yang punya sudut pandang positif, kreatif dan rasa optimistis.

"Kalau yang menang optimis terus oh ini bisa, ini bisa, ngatur kita, ngatur ikut mengendalikan, nah itu mental menang. Tapi kalau kalah apa ngomel, ngedumel lama-lama apa? Cepet tua sakit, suka marah-marah, kalau marah-marah nggak kreatif betul kan? Tapi kalau mental pemenang pasti kreatif, inginnya banyak, ingin maju," ujarnya.

Untuk itu, dia berharap para pengurus dan kadernya bisa memiliki mental pemenang. Dia juga berencana akan membranding partainya sesuai dengan perkembangan dan keadaan tanpa merubah nilai-nilai maupun ideologi.

"Saya sudah pikirkan betul, memang PAN ini harus ngePop, harus ngePop, ya, ibarat musik itu musik Pop karena di situ pasar paling besar. Target pasar paling besar, kalau kita pakai sorban pakai jambul itu, itu juga bagus, tapi terbatas, ya kan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.