Akurat

Jokowi Dituding Cawe-cawe Pilkada 2024, Gerindra: Yang Nuduh Tunggu Hukuman Berikutnya

Paskalis Rubedanto | 20 Juni 2024, 13:35 WIB
Jokowi Dituding Cawe-cawe Pilkada 2024, Gerindra: Yang Nuduh Tunggu Hukuman Berikutnya

AKURAT.CO Partai Gerindra menganggap pihak-pihak yang menyebarkan isu miring mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan mendapat hukuman dari rakyat.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman, mulanya ditanyai awak media mengenai pernyataan Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, bahwa Jokowi akan cawe-cawe lagi di Pilkada 2024.

Baca Juga: Upaya PDIP Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta untuk Delegitimasi Jokowi

Menurutnya, Jokowi yang dituduh cawe-cawe saat Pilpres 2024 kemarin justru tidak terbukti, malah rakyat menentukan pilihan dan berlabuh ke presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Pak Djarot saya pikir apakah mewakili resmi teman-teman PDIP, kalau Pak Djarot perlu saya sampaikan, ya kita ini kan baru saja melewati kontestasi. Berbagai macam fitnah, tuduhan apalagi ya hal-hal seperti itu ya kan, rakyat sudah menentukan pilihan, bahwa tidak diterima rakyat segala bentuk narasi seperti itu, cawe-cawe, oleh rakyat memutuskan bahwa yang disebut cawe-cawe ternyata mendapat dukungan terbesar,” ucapnya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).

“Yang nuding-nuding cawe-cawe kayak baterai handphone, itu kan bentuk hukuman rakyat kepada yang menuding cawe-cawe, bukan institusinya, ya pada orang yang nuding cawe-cawe, rakyat sudah menghukum mereka. Apakah, sekarang ingin mengulangi kesalahan yang sama? Ya silahkan monggo,” tambah Habibur.

Dirinya menggarisbawahi, terhadap tuduhan semasa pilpres sudah dibuktikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), bahwa Jokowi tidak cawe-cawe.

“Dan secara hukum, berbagai putusan MK termasuk putusan MK sengketa pilpres nomor 1 dan 2 jelas menyebutkan tidak ada cawe-cawe. Kalau masih ada orang yang ingin mengulangi perilaku yang sama, memfitnah Pak Jokowi dan sebagainya, kita tunggu saja hukuman rakyat berikutnya,” demikian Habibur.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menjawab pertanyaan awak media tentang orang-orang terdekat atau keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang maju di pilkada nanti. 

Baca Juga: Kaesang Tertarik Duet dengan Anies di Pilgub Jakarta, Pengamat: Saya Yakin Itu Ide Jokowi

Menurutnya, Jokowi tak hanya berindikasi akan cawe-cawe, tapi sudah kelihatan secara gamblang bahwa memang akan cawe-cawe.

“Itu kan kita bukan hanya mencium cawe-cawe, tapi melihat dengan jelas dan gamblang. Boso jowone cetho welo-welo, artinya gamblang banget ketho banget, kelihatan sekali gitu loh ya. Ada indikasi upaya kembali penyalahgunaan kekuasaan sama seperti pilpres kemaren,” kata Djarot dalam konferensi pers di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.