Rencana Pembentukan Kabinet Gemuk, Prabowo-Gibran Diingatkan Soal Efektifitas

AKURAT.CO Rencana pembentukan kabinet gemuk berisi 40 menteri dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan.
Politisi senior Partai Nasdem, Aminurokhman, berpandangan bahwa rencana tersebut haruslah dengan pertimbangan sangat matang.
"Berkaitan dengan rencana kementerian lembaga yang dibentuk ini harus didasarkan pada kebutuhan pemerintah itu sendiri," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5/2024).
Aminurokhman menggarisbawahi rencana tersebut harus disesuaikan dengan visi misi presiden dan wapres terpilih.
Baca Juga: DPR Sebut Perubahan UU Kementerian akan Dilakukan Sesuai Kebutuhan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sebab presidenlah yang paling tahu untuk apa penambahan jumlah kementerian dan lembaga.
"Untuk mewujudkan visi misi itu kan presiden yang lebih tahu ya, kementerian dan lembaga apa saja yang akan dibentuk," tutur Wali Kota Pasuruan periode 2000-2010 itu.
Menurut Aminurokhman, pembentukan kabinet gemuk juga harus didasari pertimbangan yang komprehensif dan proporsional. Agar kinerja kementerian/lembaga efektif dan tupoksinya bisa berjalan baik serta tidak tumpang tindih.
"Efektifitas lembaga itu harus tetap menjadi acuan dalam mempertimbangkan jumlah kementerjan lembaga," bebernya.
Dia menambahkan, sistem presidensial membuat presiden diberikan hak prerogatif untuk mengangkat para pembantunya yang tentu didasarkan pada fungsi kelembagaan yang ada.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Temui MBZ, Diberi Selamat dan Doa Kesuksesan Pimpin Indonesia
"Sepanjang hal itu bisa menjadi kebutuhan yang proporsional dan bisa berjalan efektif dan produktif untuk mewujudkan visi misi negara, saya kira masyarakat juga harus memahami itu," tandas Aminurokhman yang juga Anggota Komisi II DPR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









