PDIP Disebut Tak akan Gabung Pemerintah Selama Ada Kebersamaan Prabowo dan Jokowi

AKURAT.CO Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai, PDI Perjuangan lebih berpeluang untuk berada di luar pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Fernando mengatakan, rekonsiliasi PDIP dengan kubu Prabowo-Gibran agak sulit terealisasi selama masih ada keterlibatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kecuali pada saat berjalannya pemerintahan Prabowo-Gibran tidak lagi ada kebersamaan antara Prabowo dan Jokowi, sangat mungkin Prabowo akan menggandeng PDI Perjuangan," kata Fernando kepada Akurat.co, Jumat (3/5/2024).
Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Gugatan PDIP di PTUN Percuma
Dia mengatakan, hal ini pula yang melatarbelakangi mengapa Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak kunjung melakukan pertemuan.
Menurutnya, Megawati masih menghitung-hitung untuk mencari tahu mana yang lebih menguntungkan bagi PDIP, apakah berada di dalam atau di luar pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Megawati dan PDIP masih terus melakukan kalkulasi terkait dengan peluang yang menguntungkan bagi PDIP. Walaupun saat ini Megawati dan Prabowo belum melakukan pertemuan namun (selalu) komunikasi melalui orang terdekatnya," ujarnya.
Fernando menyarankan, PDIP sebaiknya berada di luar pemerintahan agar ada yang bisa mengimbangi dan mengontrol jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Sampai saat ini peluang yang terbesar bagi PDI Perjuangan adalah berada di luar pemerintahan. Sebaiknya PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan untuk melakukan kontrol terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








