Akurat

Hormati Imbauan Prabowo, Gen KAMI Ikut Batal Gelar Aksi di MK

Rizky Dewantara | 19 April 2024, 11:33 WIB
Hormati Imbauan Prabowo, Gen KAMI Ikut Batal Gelar Aksi di MK

AKURAT.CO Gerakan Komunitas Aktivis Milenial Indonesia (Gen KAMI) ikut membatalkan niatnya melaksanakan aksi damai di depan Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat (19/4/2024).

Ketua Umum Gen KAMI, Ilham Latupono, menegaskan, pembatalan itu untuk menghormati imbauan dari presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang dirilis tadi malam.

"Kami menghormati ajakan Pak Prabowo untuk lebih mengutamakan persatuan dan kesejukan demokrasi," kata Ilham kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga: Prabowo Minta Aksi di MK Dibatalkan, TKN: Khawatir Gesekan dengan Massa Paslon Lain

Gen KAMI menegaskan bahwa mandat rakyat sudah berada di tangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka lewat Pilpres 2024. Tuduhan-tuduhan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif yang dituduhkan paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, sama sekali tidak terbukti dalam persidangan di MK.

Ilham mengimbau para elite politik, terutama kubu yang kalah dalam Pilpres 2024, untuk menunjukkan kedewasaan politik dan mengutamakan kepentingan nasional di tengah situasi geopolitik yang diprediksi makin mencekam.

"Konflik geopolitik meruncing khususnya di Timur Tengah, ketidakpastian global makin parah, rupiah melemah. Kita harus sama-sama jaga komitmen menuju Indonesia Emas 2045, para elite harus lebih dewasa berpolitik," terang Ilham.

Baca Juga: Patuhi Arahan Prabowo, TKN Batal Kerahkan Puluhan Ribu Massa ke MK Hari Ini

Terkait rencana putusan sengketa Pilpres 2024 pada Senin 22 April nanti, Ilham yakin MK bakal mengeluarkan putusan objektif dan adil. Gen Kami yakin MK akan menolak semua gugatan paslon 01 dan 03, dan mengokohkan kemenangan Prabowo-Gibran.

"Kami yakin MK tidak akan mengkhianati suara 96,2 juta rakyat. Mandat dari rakyat sudah di tangan Prabowo-Gibran untuk wujudkan Indonesia Emas 2045," lanjut Ilham.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.