Bansos Kurang Tepat Sasaran, Atikoh Ganjar Enggan Ungkap Lebih Dalam

AKURAT.CO Banyak mendapat laporan soal pembagian bantuan sosial (bansos) yang kurang tepat sasaran, istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, enggan menginformasikannya lebih jauh terkait laporan tersebut.
Saat ditanyai awak media mengenai apakah penerima mendapat pesan khusus dari pemberi bansos, dirinya tersenyum dan tidak menjawab banyak.
“Pesan khusus. Saya enggak mau ini (memberi informasi), nanti dibilang (miss informasi),” kata Atikoh kepada wartawan, di Halaman Kantor DPD PDIP, Tangerang Selatan, Rabu (7/2/2024).
Baca Juga: Siti Atikoh Yakinkan KTP Sakti Bisa Jawab Permasalahan Penyaluran Bansos Tak tepat Sasaran
Dia pun menjelaskan, banyak terdengar olehnya tentang keluhan-keluhan masyarakat kurang mampu yang tidak mendapatkan bansos, sedangkan kalangan mampu malah mendapatkan bansos.
Bahkan kata Atikoh, ada orang yang dia kenal, yang masuk dalam golongan mampu, namun justru menerima bansos dari pihak-pihak tertentu.
“Jadi banyak sekali keluhan dari masyarakat yang dia itu miskin, tapi tidak mendapatkan bansos, sementara masyarakat yang lebih mampu mendapatkan. Dan kalau sekarang, justru orang-orang mampu mendapatkan banyak bansos,” beber Atikoh.
“Jadi ada beberapa teman bahkan orang yang saya tahu (kenal), saya seumur-umur baru mendapatkan bansos kali ini, dan yang bersangkutan itu orang mampu. Jadi aneh, merasa aneh saja dia dapat bantuan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Siti Atikoh mengaku sering mendapat aduan laporan dari masyarakat soal pembagian bansos yang tidak merata.
Hal itu disampaikan Atikoh saat berdialog dengan keluarga besar Pondok Pesantren Syifaul Qulub, Cinangka, Serang, Banten, Selasa (6/2/2024) malam.
“Terkait juga untuk program-program bansos itu banyak yang tidak tepat sasaran. Yang kaya, yang lebih kaya kok malah dapet,” kata Atikoh sembari direspon “Betul,” oleh para ibu-ibu.
Atikoh menyampaikan, data untuk bansos tersebut kurang diperbarui, terutama sejak pandemi yang datanya banyak diubah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









