Akurat

Sikapi Gelombang Petisi, Jokowi Santai Saja

Roni Anggara | 5 Februari 2024, 17:33 WIB
Sikapi Gelombang Petisi, Jokowi Santai Saja

 

AKURAT.CO Presiden Jokowi disebut santai saja menyikapi gelombang petisi dari banyak universitas yang terus bermunculan. Menteri Investasi/Kepala BKPM malah menilai munculnya petisi politis, bukan dilandasi gerakan moral yang murni.

Menurut Bahlil, petisi dari civitas akademika sebatas pendapat yang harus dihormati. Namun dirinya juga mengingatkan agar kampus menjaga marwah independen. Adanya gelombang petisi, dibaca Bahlil sebagai gerakan politik yang mudah terbaca.

Jadi maksud saya ya buatnya itu yang enak lah, tetapi Pak Jokowi enggak apa-apa. Santai-santai saja," kata Bahlil, di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/2/2024).

Baca Juga: Bahlil Sebut Ada Kemungkinan Jokowi Kampanye Terbuka

Bahlil menuding gelombang petisi politis karena menilai ada sejumlah guru besar yang tidak independen, dan memihak kandidat tertentu. Malahan Bahlil menilai ada foto yang menunjukkan guru besar berpose dengan simbol jari identik dengan paslon tertentu.

Dirinya menganggap gelombang petisi tidak sampai meluas hingga memantik gerakan ekstraparlementer dari mahasiswa. Bahlil menilainya sebatas upaya penetrasi melalui guru besar dan mahasiswa tidak sampai menggerakkan ke jalan.

"Saya yakinlah rakyat dan mahasiswa itu orang yang enggak bisa diatur-atur begitu. Ini skenario ini kita sudah paham sebagai mantan aktivis," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.