Akurat

Debat Capres Terakhir, Ganjar Pranowo Dibekali Restu Para Ketum

Paskalis Rubedanto | 4 Februari 2024, 18:59 WIB
Debat Capres Terakhir, Ganjar Pranowo Dibekali Restu Para Ketum

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, diberi bekal doa restu oleh para ketua umum partai pengusung sebelum berlaga di debat kelima Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sesaat sebelum ajang debat dimulai di JCC, Senayan, Minggu (4/2/2024).

"Seluruh ketua umum pendukung Pak Ganjar, Prof Mahfud telah memberikan doa restu," ucapnya kepada wartawan.

"Karena tema yang dibahas terkait dengan kebudayaan, pendidikan, kesejahteraan sosial, inklusi, semuanya sangat berkaitan dengan Pak Ganjar dan Prof Mahfud," tambah Hasto.

Selain tema debat yang sudah dikuasai, dengan tradisi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang sudah sering blusukan dan menerima aspirasi masyarakat maka debat terakhir ini akan mudah dikuasai.

Baca Juga: Jelang Debat Capres, TKN Fanta Soroti Program Kesehatan Prabowo-Gibran dari Urusan Sanitasi, Air Bersih, hingga Makan Siang Gratis

"Apalagi dengan tradisi blusukan, menyerap aspirasi rakyat, pengalaman dua periode sebagai gubernur dan juga Prof Mahfud sebagai pendekar hukum yang berpihak kepada wong cilik, untuk pedang keadilan," jelas Hasto.

Menurutnya, semua pengalaman Ganjar dan Mahfud tersebut akan membekali debat. Serta meyakinkan masyarakat kalau Ganjar-Mahfud memiliki keunggulan untuk menyejahterakan rakyat.

"Ini semua akan memberikan bekal yang sangat kuat sehingga kami meyakini pemimpin rakyat Ganjar-Mahfud akan mampu menampilkan keunggulan yang paling otentik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," pungkas Hasto.

Adapun, debat kelima Pilpres 2024 akan mempertemukan ketiga calon yakni capres nomor urut 1 Anies Baswedan, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

Dengan tema yang akan diangkat adalah kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia dan inklusi. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.