Akurat

Mundur dari Kabinet, Pengamat: Mahfud Terlambat Ambil Sikap

Atikah Umiyani | 2 Februari 2024, 09:25 WIB
Mundur dari Kabinet, Pengamat: Mahfud Terlambat Ambil Sikap

AKURAT.CO Pengamat politik Arifki Chaniago ikut berkomentar terhadap sikap Mahfud MD yang mundur dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) pada Rabu (31/1/2024). 

Arifki menilai langkah politik Mahfud cukup baik untuk membangun personal branding politiknya. Namun, ia sedikit menyayangkan karena langkah tersebut diambil dalam waktu yang kurang tepat.
 
"Secara positioning politik langkah Mahfud MD mundur itu terlambat, karena tidak bisa lagi memanfaatkan posisinya diluar kekuasaan pada momentum debat cawapres. Kayaknya filosofi yang dipakai oleh Mahfud MD, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali," ujar Arifki kepada wartawan, Jumat (2/1/2024). 
 
 
Arifki menilai, langkah tersebut akan menjadikan Mahfud lebih leluasa untuk mengkritik pemerintahan Joko Widodo walaupun sampai saat ini banyak partai pengusungnya yang masih dalam pemerintahan.
 
“Tidak bisa dipungkiri, partai pengusung paslon 01 dan 03 masih banyak yang berada di pemerintahan. Namun, dari segi beban politik paslon 03 lebih berat melawan branding kedekatannya dengan Jokowi, dibandingkan paslon 01," ujarnya.
 
Arifki menduga, keberanian Mahfud mundur dari kabinet akan berpengaruh pada peningkatan elektoralnya.
 
 
"Beberapa hari menjelang pilpres tantangan untuk paslon Ganjar-Mahfud, keputusannya mundur dari kabinet bisa membawa dampak positif dan mampu bersaing dengan branding oposisi Anies-Imin," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.