AKURAT.CO Pertemuan antara Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, harus terealisasi demi memperbaiki kondisi bangsa.
"Rupanya rakyat menaruh harapan tinggi bahwa pertemuan antara Prabowo dan Megawati ini akan membuat sebuah hal baru yang positif untuk Indonesia. Salah satunya memperbaiki sendi-sendi kehidupan berbangsa yang dirasa sudah rusak," kata pengamat komunikasi politik Hendri Satrio dalam keterangannya, Rabu (2/10/2024).
Menurutnya, pertemuan kedua tokoh itu dapat memperbaiki banyak hal.
Salah satunya iklim demokrasi dalam berpolitik, yang belakangan di mata masyarakat, cukup bergejolak selama 10 tahun terakhir.
Pertemuan keduanya juga dianggap dapat meredam tensi politik yang sempat memanas selama Pilpres 2024.
"Seperti yang kita sama-sama tahu, pada pilpres yang lalu norma ini menjadi pembahasan serius etika. Maka dua pemimpin ini diharapkan mengklarifikasi norma, mengembalikan jalur etika pada tempatnya mengembalikan norma-norma kebaikan dan sehat dalam berdemokrasi kepada tempatnya," jelas Hendri.
Baca Juga: 5 Pesan Islam untuk Para Pemimpin: Agar Menjadi Pemimpin yang Disukai Allah dan Dikagumi Rakyatnya
Dengan bertemunya dua tokoh tersebut, masyarakat berharap suasana politik yang sebelumnya memanas bisa kembali meredam.
Hendri menilai pertemuan keduanya dapat membuahkan kolaborasi yang baik dalam rangka memperbaiki bangsa di masa pemerintahan Prabowo Subianto.
Sebelumnya, pertemuan Megawati dan Prabowo dipastikan terjadi dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, usai mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (1/10/2024).
"Ya secepatnya (bertemu)," katanya.
Namun demikian, Puan belum mau membeberkan kapan waktu pertemuan antara Megawati dan Prabowo dilaksanakan.
Ia hanya menekankan bahwa kedua tokoh nasional tersebut ingin bertemu.
Baca Juga: DPR Akan Segera Musyawarahkan Wacana Penambahan Komisi
"Beliau berdua sangat berkeinginan (bertemu)," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









