Akurat

Data Mahfud MD Dibantah Menteri LHK, Netizen Bikin Hastag M4hfudBlunderLagi

Rahmat Ghafur | 24 Januari 2024, 08:20 WIB
Data Mahfud MD Dibantah Menteri LHK, Netizen Bikin Hastag M4hfudBlunderLagi



AKURAT.CO Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD kembali menjadi perbincangan netizen usai dirinya mengatakan deforestasi hutan mencapai 12,5 juta hektar dalam debat keempat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1/2024).

Pernyataan Mahfud terkait data deforestasi hutan itu salah. Hal ini diungkap secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya yang membantah data yang telah dipaparkan oleh Mahfud dalam debat kemarin.

Baca Juga: Upaya Konkret Sandiuno For Ganjar, Tingkatkan Kesejahteraan hingga Gemuruh Dukungan untuk Ganjar-Mahfud

Siti mengatakan bahwa Mahfud kurang tepat dalam membuat perhitungan data, sehingga klaim yang disampaikan dalam debat kemarin terlalu berlebihan.

“Datanya nggak kayak gitu, datanya salah, saya nggak mau ngomong orangnya salah, saya ngomong datanya salah,” tegas Siti Nurbaya.

Kemudian, Siti menjelaskan bahwa puncak deforestasi terbesar terjadi pada tahun 2015 yang mencapai 1,09 juta hektar karena pengaruh kebakaran hutan dan El Nin besar.

Setelah itu, jumlah deforestasi mengalami penurunan di setiap tahunnya hingga tahun 2022 yang mencapai 104 ribu hektar.

“Dia mesti ngerti deforestasi itu apa sih, yang cara ngelihatnya gimana, cara ngitungnya gimana, kemudian kalau udah ngerti konsepnya, dia nggak bisa dia hitung deforestasi tahun ini, tambah deforestasi tahun ini, tanpa membayangkan spasialnya,” ujar Siti.

Lebih lanjut, Siti menyatakan bahwa pembahasan mengenai metode deforestasi harus dilakukan melalui pemeriksaan yang mencakup cara perhitungan dan interpretasi data satelit.

Dengan demikian, apabila ingin mendapatkan data yang benar maka harus memahami metodenya dahulu.

“Itu aja metodenya aja nggak cocok untuk Indonesia dan salah, karena kita udah uji, data tahun 2022 kita uji yang dilepas Global Forest watch di lapangan,” ucap Siti.

“Ayo ke lapangan sama-sama, cek, seperti apa yang kamu bilang primary forest dan seperti apa yang anda bilang deforestasi, ternyata setelah di cek di lapangan bukan forest, ternyata daun pisang, pohon pisang yang begitu bergerombol dengan kepadatan, kalau di satelit bisa sama, karena apa, karena dia warnanya gelap, kasar teksturnya, jadi mungkin diinterpretasinya seperti oh ini forest, ini forest semua.”

Setelah pernyataan Mahfud MD mendapat tanggapan dari Menteri LHK, banyak netizen yang memberikan komentar disertai dengan hastag #M4hfudBlunderLagi terkait data yang disampaikan oleh Mahfud dalam debat.

Mereka mengatakan bahwa Mahfud kurang riset dalam menggunakan data tersebut. Ada pula yang menyebutkan bahwa performa Mahfud turun dikarenakan ia ngambek dengan Gibran yang memberikan pertanyaan mengenai greenflation.

"ada yg blunder lagi nih, hadehh lain kali coba cari data yg valid deh pak biar ga malu
#M4hfudBlunderLagi," kata akun @la***.

"#M4hfudBlunderLagi capek banget ngambek mulu samoe ngaco sebutan jumlahnya wkwk," tulis akun @je***.

"Mungkin beliau ini lagi badmood ya pas debat soalnya waktu di tanya jawabnya sambil khutbah #M4hfudBlunderLagi," tutur akun @ku***.

"Menurut beliau luas deforestasi indonesia 12,5 juta hektare tapi faktanya angka deforestasi indonesia menurun sehingga indonesia di apresiasi saat acara COP28 #M4hfudBlunderLagi," ucap akun @he***.

Baca Juga: Ganjar-Mahfud Tegas Tidak Akan Lanjutkan Program Food Estate

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D