Akurat

Kapolri Singgung Estafet Kepemimpinan Jokowi, Hasto: Tetap Netral

Paskalis Rubedanto | 14 Januari 2024, 23:15 WIB
Kapolri Singgung Estafet Kepemimpinan Jokowi, Hasto: Tetap Netral

AKURAT.CO Dalam perayaan Natal, Mabes Polri, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyinggung soal seorang pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, perlu ada kesinambungan dari pimpinan sebelumnya ke yang baru, yang akan menjabat. 

“Kalau kita lihat dari substansinya memang harus ada kesinambungan dari kepemimpinan sehingga segala sesuatunya tidak dimulai dari nol,” kata Hasto usai menghadiri acara deklarasi para ulama dan kiai kampung untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD di kawasan Cilandak, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Satroni KPK Siang Ini, Ada Apa?

Ia menyampaikan bagaimana saat Megawati Soekarnoputri menjadi presiden kelima RI, juga melanjutkan hal yang baik dari pemimpin-pemimpin sebelumnya.

“Ibu Mega melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dari Bung Karno. Kemudian meluruskan hal-hal yang tidak baik dari kepemimpinan otoriter Pak Harto. Kemudian juga (meneruskan) dari Gus Dur,” ungkap Hasto.

Karena itu, Hasto meyakini, jika nanti Ganjar Pranowo terpilih menjadi Presiden kedelapan RI, akan dilanjutkan kebijakan yang baik dari presiden sebelumnya.

“Maka Pak Ganjar pun nanti juga akan melanjutkan hal-hal yang baik dari para presiden-presiden sebelumnya, terutama memerkuat keberpihakan terhadap wong cilik,” kata Hasto.

Baca Juga: Hindari Kontroversi, Kapolri Jangan Bicara Politik

Dia pun mengingatkan, banyak suara dari rakyat yang juga berharap agar Polri tetap netral di pemilu 2024 ini.

“Dari suara-suara rakyat kepada Kapolri. itu menunjukkan bahwa harapan terhadap Polri agar netral, agar tidak membuat pernyataan yang bisa dipersepsikan mendukung pasangan tertentu, itu disampaikan untuk tidak dapat dilakukan oleh Kapolri,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.