Akurat

Kantongi Data Intelijen, Jokowi Tahu Keinginan Parpol Luar Dalam

Roni Anggara | 16 September 2023, 15:22 WIB
Kantongi Data Intelijen, Jokowi Tahu Keinginan Parpol Luar Dalam



AKURAT.CO
Presiden Jokowi mengaku sudah memetakan parpol-parpol yang bakal berkontestasi pada Pemilu 2024. Jokowi mengaku sudah mengerti kemauan parpol luar dalam karena menerima input data intelijen.

Eks Gubernur DKI dan Wali Kota Solo menyebutkan, dirinya memiliki data dari BIN, TNI, Polri dan di luar tiga badan telik sandi itu. Bahkan Jokowi merasa memiliki data komplet berkaitan dengan sepak terjang parpol.

“Dalamnya partai seperti apa saya tahu. Partai-partai seperti apa saya tahu. Ingin mereka menuju ke mana saya tahu. Informasi yang saya terima komplet,” kata Jokowi ketika memberi sambutan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, di Hotel Salak, Bogor, Jabar, Sabtu (16/9/2023).

Baca Juga: Relawan Projo Deklarasi Ganjar, Prabowo Ditinggal Pemilih Jokowi?

Jokowi tidak merinci data yang dimaksud, termasuk menjelaskan ke mana arah parpol yang dirinya baca dari laporan intelijen. Dia hanya menegaskan laporan yang didapat kredibel, dan khusus dimiliki Jokowi selaku user, yang diberi laporan secara langsung.

"Itu hanya miliknya presiden," tuturnya.

Jokowi tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai maksudnya mengetahui arah parpol. Kepada relawan, dirinya menekankan pentingnya suksesi nasional.

Baca Juga: Anggaran Pemilu 2024

Menurut Jokowi, Pemilu 2024 menjadi kunci bagi Indonesia untuk bisa melompat atau tidak. Sebab kepemimpinan nasional ke depan memiliki peranan penting untuk menjamin segala potensi yang sekarang telah dimiliki, bisa dioptimalkan.

Dirinya membeberkan kondisi Amerika Latin pada medio 1960 dan 1970, telah mendapatkan peluang seperti Indonesia sekarang ini. Namun hingga kini negara-negara di Selatan Amerika masih berstatus negara berkembang.

"Kita tidak mau itu, dan kesempatan itu hanya ada di tiga periode kepemimpinan nasional kita,” ungkap Jokowi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.