Bantah Server di Luar Negeri, KPU: Seluruh Data Sirekap di Indonesia
Citra Puspitaningrum | 19 Februari 2024, 23:23 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan seluruh data Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) berada di Indonesia. Hal itu sekaligus membantah tuduhan analisis penyimpanan data Sirekap berada di luar negeri.
"Seluruh data Sirekap diproses dan disimpan dalam pusat data yang berada di Indonesia sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos kepada wartawan, Senin (19/2/2024).
Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU RI itu menegaskan bahwa Sirekap dikembangkan dengan aturan yang berlaku tanpa memuat data pribadi.
"Sirekap merupakan data publik yang tidak memiliki kerahasian atau data pribadi, sehingga publik dapat mengakses, melihat serta mencatat bahkan mengumpulkan data tersebut," ujarnya.
"Lokasi penyimpanan data seluruhnya berada di Indonesia. Tidak ada yang disimpan di entitas negara lain," sambungnya.
Kendati demikian, Betty tak menampik soal jaringan Sirekap yang terhubung ke banyak negara. Pasalnya, lanjut dia, itu sebagai penunjang dalam memenuhi kebutuhan cloud server terbaik dengan skalabilitas tinggi serta sistem kemanan tingkat wahid.
"KPU mengimplementasikan CDN (content delivery network) yang berfungsi sebagai loket-loket yang tersebar secara global di seluruh belahan dunia. Penerapan CDN, publik dapat mengakses portal publikasi Sirekap yang akan diarahkan ke CDN sehingga website akan memiliki kinerja lebih cepat via jaringan yang dimaksud," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








