Akurat

Prabowo-Ganjar Bersatu, Auto Menang

Paskalis Rubedanto | 4 Oktober 2023, 19:35 WIB
Prabowo-Ganjar Bersatu, Auto Menang

AKURAT.CO Duet Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo dianggap jitu untuk memenangi pilpres. Kalau keduanya dikawinkan dan mau mengalah siapa yang bakal menjabat cawapres, diyakini Pilpres 2024 bakal digelar satu putaran.

Pengamat politik, Lely Arianie meyakini gabungan kekuatan keduanya, kalau disimulasikan, bisa membuktikan Pilpres 2024 cukup dilaksanakan dalam satu putaran. Kedua figur hingga kini juga belum menetapkan cawapres, yang menunjukkan adanya ruang untuk membahas potensi mengawinkan kedua bakal capres. 

“Mereka (Prabowo-Ganjar), kalau dipasangkan bisa langsung menang tuh, selesai pemilu. Itu untungnya kalau bersatu. Hampir semua daerah pemilihan sudah mereka kuasai,” ujar Lely, kepada Akurat.co, di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga: Gerindra Hormati Penegasasan Megawati, Ganjar Bukan Cawapres Prabowo

Sekalipun begitu, pengamat dari Unas menilai, terdapat dampak buruk kalau keduanya dikawinkan. Pertama, pilpres berlanjut hanya diikuti dua pasangan calon.

Pilpres hanya diikuti dengan dua calon menandakan kualitas demokrasi Indonesia, tidak berjalan baik. Sedangkan dampak kedua, terhadap PDIP-Gerindra kalau di antara mereka menurunkan status jagoannya menjadi cawapres.

Baca Juga: Skenario Duet Prabowo-Ganjar, Dasco: Siapa Di Atas Siapa Yang Di Bawah?

Turun derajat menjadi cawapres, bisa memengaruhi citra partai tersebut. Lely juga yakin, kalaupun digelar dengan tiga kandidat, pilpres terbuka hanya digelar dalam satu putaran.

“Ya kalau tidak jadi berpasangan, nanti tetap tiga poros, kalau suara mereka bagus, bisa satu putaran, tapi bisa juga dua putaran. Kalau suaranya bagus, misalnya Prabowo 60 persen, yang lain cuma 20-20, kan bisa tetap bagus,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.