Akurat Logo

Skenario Duet Prabowo-Ganjar, Dasco: Siapa Di Atas Siapa Yang Di Bawah?

Roni Anggara | 21 September 2023, 13:15 WIB
Skenario Duet Prabowo-Ganjar, Dasco: Siapa Di Atas Siapa Yang Di Bawah?

 

AKURAT.CO Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menepis adanya skenario duet Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo. Dasco, yang juga Ketua Bappilu Gerindra malah bingung ketika disinggung soal itu.

Dasco mengaku tidak terpikir dengan skenario tersebut. Kalaupun dilaksanakan, dia mempertanyakan siapa sosok yang bakal diusung menjadi capres dan cawapres.

"Siapa yang di atas, siapa yang di bawah?" kata Dasco, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga: Parpol Pendukung Prabowo Rapat Di Anggrek Neli Murni, Ini yang Dibahas

Dasco menyampaikan hal itu ketika disinggung pernyataan Ganjar, yang membuka peluang berduet dengan Prabowo. Eks Gubernur Jateng menganggap, selama waktu pendaftaran capres-cawapres masih tersisa segala kemungkinan bisa terjadi.

Menurut Dasco, pernyataan Ganjar ada benarnya. Namun, Prabowo bersama partai pendukung sudah berkonsentrasi menyusun strategi pemenangan.

Baca Juga: Sah, Pendaftaran Capres-cawapres Dimulai 19-25 Oktober 2023

"Politik itu kan dinamis sampai pada pendaftaran banyak hal yang mungkin terjadi, tetapi di Koalisi Indonesia Maju sekarang ini sedang konsentrasi menyusun program kerja bersama, dalam rangka kampanye untuk pilpres nanti. Kalau pertanyaannya apa mungkin dan enggak mungkin, justru saya tidak kepikiran," ujar Wakil Ketua DPR.

Dasco juga menegaskan, tidak ada opsi Prabowo menjadi cawapres karena Gerindra sudah mengamanatkan sang ketum maju sebagai capres. Dukungan parpol-parpol lain juga demikian.

"Amanat rapimnas dari Partai Gerindra, Pak Prabowo calon presiden, dukungan teman-teman koalisi juga mengusung Pak Prabowo sebagai calon presiden," kata Dasco.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.