AKURAT.CO Beriman kepada malaikat merupakan rukun iman kedua yang wajib diyakini setiap Muslim. Salah satu malaikat yang memiliki tugas sangat penting adalah Malaikat Israfil, yaitu malaikat yang kelak meniup sangkakala sebagai tanda datangnya Hari Kiamat dan kebangkitan manusia.
Tak heran jika pertanyaan “berikan dua contoh perilaku beriman kepada malaikat Israfil” kerap muncul dalam materi Pendidikan Agama Islam (PAI), termasuk di jenjang SMP Kurikulum Merdeka.
Lalu, bagaimana wujud nyata keimanan itu dalam kehidupan sehari-hari? Artikel ini membahasnya secara lengkap, mulai dari penjelasan singkat tentang Malaikat Israfil, dalil Al-Qur’an, hingga berbagai contoh perilaku yang bisa dijadikan jawaban dalam soal maupun diterapkan dalam kehidupan.
Siapa Malaikat Israfil dan Apa Tugasnya?
Dalam ajaran Islam, Malaikat Israfil adalah salah satu dari empat malaikat utama selain Jibril, Mikail, dan Izrail. Tugas utama Israfil adalah meniup sangkakala pada Hari Kiamat.
Tiupan tersebut terjadi dua kali:
Kesadaran akan peran besar Malaikat Israfil inilah yang seharusnya membentuk sikap dan perilaku seorang Muslim dalam menjalani hidup.
Dalil tentang Iman kepada Malaikat dalam Al-Qur’an
Keimanan kepada malaikat ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an. Salah satunya terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 285:
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Artinya, "Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya…"
Ayat ini menjadi dasar bahwa iman kepada malaikat, termasuk Israfil, bukan sekadar pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap hidup.
Mengapa Iman kepada Malaikat Israfil Penting?
Kepercayaan terhadap Malaikat Israfil membuat seseorang selalu ingat bahwa kehidupan dunia tidak bersifat abadi. Setiap manusia suatu hari akan dibangkitkan dan dimintai pertanggungjawaban atas amal perbuatannya.
Kesadaran ini biasanya melahirkan beberapa sikap utama, seperti:
-
lebih berhati-hati dalam bertindak,
-
menjauhi perbuatan dosa,
-
meningkatkan kualitas ibadah,
-
serta memperbanyak amal kebaikan sebagai bekal akhirat.
Berikan 2 Contoh Perilaku Beriman kepada Malaikat Israfil
Dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP Kelas VII Kurikulum Merdeka halaman 171, siswa diminta menjawab pertanyaan:
“Berikan 2 contoh perilaku beriman kepada malaikat Israfil!”
Beberapa versi jawaban yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut.
Versi Jawaban 1 (Kunci Jawaban)
Salah satu kunci jawaban menyebutkan:
“Sebagai orang yang beriman kepada Malaikat Israfil, perilaku yang dapat diwujudkan adalah selalu memohon kepada Allah Swt. agar diselamatkan dalam menghadapi musibah dan huru-hara dunia, maupun saat terjadinya hari kiamat.”
Dari jawaban tersebut, dapat disimpulkan dua perilaku utama:
-
Berdoa kepada Allah agar diberi keselamatan di dunia dan akhirat.
-
Mengingat Hari Kiamat sebagai bentuk kesiapan menghadapi kehidupan setelah mati.
Versi Jawaban 2: Kesadaran Hari Akhir dan Meningkatkan Ketakwaan
Jawaban lain yang juga tepat untuk soal ini adalah:
-
Meningkatkan kesadaran tentang Hari Kiamat, sehingga terdorong untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi maksiat.
-
Memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT, dengan rajin salat, berpuasa, berzakat, berdzikir, serta mematuhi perintah-Nya.
Contoh Perilaku Beriman kepada Malaikat Israfil dalam Kehidupan Sehari-hari
Selain dua contoh utama di atas, keimanan kepada Malaikat Israfil juga bisa tercermin dalam banyak sikap lain. Beberapa di antaranya adalah:
-
menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain,
-
meyakini bahwa Hari Kiamat pasti datang,
-
terus berusaha memperbaiki diri,
-
memohon perlindungan dari siksa neraka dan berharap masuk surga,
-
memperbanyak amal jariyah seperti berbagi ilmu dan menolong sesama,
-
bersikap rendah hati karena semua manusia akan kembali kepada Allah,
-
menjaga salat lima waktu dengan khusyuk,
-
meningkatkan pemahaman agama,
-
membersihkan hati dari iri dan sombong,
-
serta menumbuhkan rasa takut sekaligus harap kepada Allah SWT.
Semua perilaku tersebut berangkat dari kesadaran bahwa tiupan sangkakala Malaikat Israfil bisa datang kapan saja, sehingga hidup perlu dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Penutup: Jadikan Iman sebagai Sikap Hidup
Pertanyaan “berikan dua contoh perilaku beriman kepada malaikat Israfil” bukan sekadar soal di buku pelajaran. Di baliknya, terdapat pesan penting agar setiap Muslim selalu ingat pada akhir kehidupan dan mempersiapkan diri dengan amal terbaik.
Dengan meningkatkan kesadaran tentang Hari Kiamat, rajin beribadah, berdoa memohon keselamatan, serta menjaga akhlak, seseorang telah menunjukkan wujud nyata keimanannya kepada Malaikat Israfil.
Kalau kamu tertarik dengan pembahasan pendidikan agama lainnya, pantau terus update artikel terbaru di AKURAT.CO agar tidak ketinggalan informasi bermanfaat.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 116 Kurikulum Merdeka: Berdiskusi!
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 108 Kurikulum Merdeka: Teks Berita & Prediksi Bacaan
FAQ
Apa tugas utama Malaikat Israfil?
Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala pada Hari Kiamat. Tiupan pertama menandai hancurnya alam semesta, sedangkan tiupan kedua menjadi tanda kebangkitan seluruh manusia untuk menghadapi pengadilan Allah SWT.
Mengapa beriman kepada Malaikat Israfil penting bagi seorang Muslim?
Karena keimanan kepada Malaikat Israfil mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Kesadaran ini mendorong seseorang untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.
Berikan 2 contoh perilaku beriman kepada malaikat Israfil!
Dua contoh perilaku yang dapat ditunjukkan adalah:
-
Selalu memohon kepada Allah SWT agar diberi keselamatan di dunia dan akhirat, termasuk saat datangnya Hari Kiamat.
-
Meningkatkan kesadaran akan Hari Kiamat, sehingga terdorong untuk rajin beribadah dan menjauhi perbuatan dosa.
Apakah rajin beribadah termasuk bentuk iman kepada Malaikat Israfil?
Ya. Rajin melaksanakan salat, berpuasa, berzakat, berdzikir, serta menaati perintah Allah merupakan wujud ketakwaan yang lahir dari keyakinan bahwa kehidupan dunia akan berakhir dan setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban.
Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran tentang Hari Kiamat?
Kesadaran tentang Hari Kiamat dapat ditumbuhkan dengan mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an, memahami ajaran Islam tentang akhirat, memperbanyak introspeksi diri, serta mengingat kebesaran Allah melalui tanda-tanda ciptaan-Nya.
Apakah menjauhi perbuatan tercela termasuk perilaku beriman kepada Malaikat Israfil?
Termasuk. Menjaga ucapan, menghindari perilaku buruk, dan berusaha memperbaiki diri menunjukkan kesiapan seseorang menghadapi kehidupan setelah dunia berakhir.
Apa kaitan iman kepada Malaikat Israfil dengan rasa takut kepada Allah SWT?
Mengingat tugas Malaikat Israfil membuat manusia sadar akan kekuasaan Allah atas kehidupan dan kematian. Dari kesadaran itu tumbuh rasa takut yang positif, yaitu takut melanggar perintah-Nya dan terdorong untuk hidup sesuai ajaran Islam.
Apakah jawaban soal tentang Malaikat Israfil harus sama persis dengan kunci jawaban?
Tidak selalu. Jawaban bisa berbeda selama masih sesuai dengan konsep iman kepada Malaikat Israfil dan menunjukkan perilaku nyata seperti meningkatkan ibadah, berdoa, memperbaiki diri, dan mengingat Hari Kiamat.