Akurat

Mengapa Awan Tampak Bergerak di Langit? Simak Penjelasan Lengkapnya

Nuzulul Karamah | 16 Februari 2026, 23:41 WIB
Mengapa Awan Tampak Bergerak di Langit? Simak Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Saat menatap langit, kita sering melihat awan seolah-olah bergerak perlahan atau bahkan melaju cepat mengikuti arah tertentu.

Pergerakan awan ini kerap menimbulkan rasa penasaran, apalagi ketika cuaca terasa tenang tetapi awan di atas justru tampak berpindah dengan jelas. Fenomena ini sebenarnya merupakan bagian dari proses alam yang terjadi di atmosfer bumi.

Meski terlihat seperti benda yang melayang bebas, awan bukanlah objek padat yang bisa bergerak sendiri.

Awan adalah kumpulan tetesan air atau kristal es yang sangat kecil dan melayang di udara.

Pergerakan awan sangat dipengaruhi oleh kondisi udara di sekitarnya, terutama angin dan perbedaan tekanan di atmosfer.

Baca Juga: Awan Tebal serta Hujan Ringan Selimuti Jakarta Hari Ini

Apa yang Membuat Awan Tampak Bergerak?

Awan tampak bergerak karena terbawa oleh pergerakan udara di atmosfer.

Udara di bumi selalu bergerak akibat perbedaan suhu dan tekanan, dan awan yang berada di dalamnya ikut berpindah mengikuti aliran tersebut. Karena itulah awan tidak memiliki arah gerak tetap, melainkan mengikuti dinamika angin.

Berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan awan terlihat bergerak:

1. Pengaruh Angin di Atmosfer

Angin merupakan penyebab utama pergerakan awan.

Angin terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara satu wilayah dengan wilayah lain.

Udara akan bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah, dan awan yang berada di dalam aliran udara tersebut akan ikut terbawa.

Menariknya, angin tidak hanya bertiup di permukaan bumi, tetapi juga di berbagai lapisan atmosfer.

Inilah sebabnya awan tetap bisa bergerak meski di permukaan terasa tidak berangin.

2. Perbedaan Kecepatan Angin di Ketinggian

Kecepatan angin berbeda-beda tergantung ketinggiannya.

Semakin tinggi dari permukaan bumi, gesekan udara dengan permukaan semakin kecil, sehingga angin cenderung bergerak lebih cepat.

Awan yang berada di lapisan atmosfer atas sering kali tampak melaju lebih cepat dibandingkan awan rendah.

Hal ini membuat awan di langit terlihat bergerak cepat, meskipun pepohonan atau benda di sekitar kita tampak diam. 

3. Perbedaan Tekanan dan Suhu Udara

Perbedaan suhu udara juga memengaruhi pergerakan awan.

Udara hangat cenderung naik, sedangkan udara dingin turun. Pergerakan vertikal ini menciptakan aliran udara yang dapat mendorong awan berpindah tempat secara horizontal.

Selain itu, sistem cuaca seperti daerah tekanan rendah dan tekanan tinggi turut mengarahkan pergerakan awan dalam skala yang lebih luas.

4. Jenis dan Ketinggian Awan

Tidak semua awan bergerak dengan kecepatan yang sama. Awan rendah seperti stratus biasanya bergerak lebih lambat, sedangkan awan tinggi seperti cirrus cenderung bergerak lebih cepat karena berada di lapisan atmosfer dengan angin yang lebih kencang.

Dalam beberapa kondisi, awan juga bisa tampak diam di satu tempat. Hal ini terjadi ketika awan terus terbentuk di lokasi yang sama meskipun udara sebenarnya sedang bergerak.

Awan tampak bergerak di langit karena terbawa oleh aliran angin di atmosfer.

Perbedaan tekanan udara, suhu, serta kecepatan angin di berbagai ketinggian membuat awan berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Meskipun terlihat sederhana, pergerakan awan merupakan hasil dari proses fisika dan dinamika udara yang kompleks.

Jadi, saat kita kembali melihat awan bergerak perlahan di langit, itu bukan sekadar pemandangan indah, melainkan tanda bahwa atmosfer bumi sedang aktif bekerja menjaga keseimbangan cuaca.

Vania Tri Yuniar (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.