Akurat

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 137 dan 138: Ayo Berlatih!

Rahmat Ghafur | 26 Januari 2026, 22:03 WIB
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 137 dan 138: Ayo Berlatih!

AKURAT.CO Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 12 halaman 137 dan 138: ayo berlatih! membahas latihan mengenai isu perundungan (bullying) melalui kisah Quaden Bayles, serta tugas analisis fakta, opini, hingga contoh cyberbullying dalam kehidupan sehari-hari.

Materi ini mengajak siswa untuk membaca teks secara kritis, memahami informasi dengan konteks sosial, dan menghubungkannya dengan fenomena nyata di masyarakat.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 107 Kurikulum Merdeka: Memahami Puisi 'Aku Ingin' Karya Sapardi Djoko Damono

Ayo Berlatih

1. Berdasarkan kisah perundungan (bullying) yang dialami oleh Quaden Bayles di dalam teks karangan khas di atas, jawablah pertanyaan berikut ini.

a. Apa fakta yang disampaikan Yarakka Bayles tentang anaknya di dalam unggahan video?

b. Beberapa orang berasumsi melalui komentar atas unggahan video Yarakke Bayles. Asumsi yang keliru itu dibantah oleh Yarakka Bayles. Apakah asumsi itu?

c. Yarakka Bayles memberikan pendapat/opininya tentang perundungan. Apakah opini yang disampaikan Yarakka Bayles itu?

2. Carilah sebuah informasi tentang perundungan siber. Ungkapkanlah beberapa fakta tentang perundungan siber tersebut dengan bahasa kalian sendiri dalam 1-2 paragraf.

3. Sering kali perundungan dilakukan terhadap orang-orang yang mengalami keterbatasan fisik atau keterbatasan mental. Contohnya Quaden Bayles yang menderita dwarfisme.

4. Carilah sebuah cerita pendek yang berbasis cerita keseharian atau kehidupan nyata. Lalu, temukan cerita fakta dan fiksi di dalam cerita tersebut. Isilah tabel berikut ini.

Jawaban

1. a. Fakta yang diungkapkan dalam unggahan video tersebut, di antaranya:

- Anaknya sering mendapatkan perundungan atau bullying dari teman-temannya di sekolah.

- Yarakka Bayles menyampaikan fakta bahwa video yang menampilkan anaknya mendapat bullying dari warganet secara verbal.

b. Asumsi keliru dari orang-orang yang memberikan komentar terhadap unggahan videp Yarakka Bayles, di antaranya:

- Adanya komentar yang mengatakan "Jelek sekali anak itu".

- Lalu ada juga komentar berupa cemoohan seperti "Lihat si cebol itu".

Komentar-komentar tersebut tidak layak untuk disampaikan karena bagian dari perundungan siber atau cyber bullying secara verbal.

Sebagai orang tua, Yarakka Bayles tidak menerima anaknya mengalami dwarfisme diperlakukan seperti itu.

Yarakka justru membagikan dan membuat video tersebut sebagai wujud rasa bangga terhadap pencapaian anaknya setelah diterapi di rumah sakit di Australia.

c. Yarakka Bayles memberikan sebuah opini bahwa apa yang menimpa anaknya sungguh berlebihan.

Yarakka mengunggah video di laman pribadinya dan tidak berharap akan diperlakukan seperti itu.

2. Beberapa tahun lalu terjadi kasus cyberbullying atau perundungan siber di Indonesia dialami oleh anak perempuan artis dan presenter Ussy Sulistyowati. Netizen mengomentari gaya berbusana anak Ussy yang dinilai tidak sesuai usia.

Baru-baru ini, anak komedian Pandji Pragiwaksono juga mendapat cyberbullying dari warganet. Mereka mengomentari wajah putra dan putri Pandji, hal ini terjadi imbas pelaporan terhadap Pandji atas spesial show stand up komedi bertajuk "Mens Rea".

3. Dwarfisme adalah kondisi medis yang menyebabkan seseorang memiliki tinggi badan jauh di bawah rata-rata, sekitar 120 cm.

Jenis dwarfisme antara lain dwarfisme proporsional dan disproporsional.

Dwarfisme proporsional adalah bentuk dwarfisme dengan semua anggota tubuh berukuran kecil dan proporsional dengan tinggi badan.

Sementara, dwarfisme disproporsional adalah bentuk dwarfisme dengan ukuran anggota tubuh tidak proporsional.

Misalnya, lengan dan kaki pendek tetapi kepala berukuran normal.

Dwarfisme dapat disebabkan oleh banyak faktor, misalnya kekurangan hormon pertumbuhan, mutasi genetik yang terjadi spontan maupun diwariskan dari orangtua, dan masih banyak lagi.

4. Judul Cerpen: Ketika Laut Marah

Penulis/Pengarang: Widya Suwarna

Tokoh Utama: Pak Yus

Fakta di Dalam Cerita: Sudah empat hari nelayan-nelayan tidak dapat turun ke laut. Pada malam hari, hujan turun dengan lebat. Gemuruh gelombang, tiupan angin kencang di kegelapan malam seolah-olah memberi tanda bahwa alam sedang murka, dan laut sedang marah. Terlebih lagi, bintang-bintang pun seperti tidak berani menampakkan diri.

Fiksi di Dalam Cerita: Selama hari-hari sulit, ada pesta di rumah Pak Yus. Tidak ada yang menikah, tidak ada yang ulang tahun, dan Pak Yus juga bukan orang kaya. Pak Yus hanyalah nelayan biasa, seperti para tetangganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D