Akurat

Cara Efektif Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Sofa

Ratu Tiara | 18 Januari 2026, 07:52 WIB
Cara Efektif Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Sofa

AKURAT.CO Bau pipis kucing di sofa sering kali menjadi masalah yang menjengkelkan bagi pemilik hewan peliharaan.

Aroma menyengat yang ditinggalkan urine kucing dapat bertahan lama dan membuat sofa terasa kotor meskipun sudah dibersihkan.

Jika tidak ditangani dengan cara yang tepat, bau tersebut bahkan bisa semakin kuat dan sulit dihilangkan.

Selain mengganggu kenyamanan, bau pipis kucing juga dapat membuat kucing kembali mengulangi kebiasaan pipis di tempat yang sama.

Oleh karena itu, diperlukan metode pembersihan yang efektif agar sofa benar-benar bersih, bebas bau, dan aman bagi penghuni rumah maupun hewan peliharaan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu Kucing di Rumah dengan Aman dan Efektif

Mengapa Bau Pipis Kucing Sulit Dihilangkan?

Urine kucing mengandung amonia dan senyawa tertentu yang mudah meresap ke dalam kain serta busa sofa.

Jika hanya dibersihkan di permukaan, bau akan tetap tertinggal dan muncul kembali setelah sofa mengering.

Inilah alasan mengapa pembersihan harus dilakukan secara menyeluruh dan menggunakan bahan yang mampu menetralkan bau.

Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Sofa

1. Bersihkan Area yang Terkena Pipis

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan area yang terkena pipis kucing secepat mungkin.

Gunakan tisu atau kain bersih dan tekan perlahan area yang terkena pipis. Hindari menggosok noda karena dapat membuat urine menyebar lebih luas dan meresap lebih dalam ke sofa.

2. Gunakan Larutan Cuka untuk Menetralisir Bau

Campuran cuka putih dan air dapat membantu menghilangkan bau pipis kucing. Semprotkan larutan ini ke area yang terkena noda, lalu diamkan beberapa menit agar bau ternetralisir. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga permukaan sofa tidak lembap.

3. Taburkan Baking Soda untuk Menyerap Bau

Setelah sofa kering, taburkan baking soda secara merata di area yang sebelumnya terkena pipis. Baking soda berfungsi menyerap bau yang masih tersisa. Diamkan selama beberapa jam atau semalaman, kemudian bersihkan menggunakan vacuum cleaner atau sikat halus.

4. Gunakan Pembersih Enzimatik Khusus Hewan

Pembersih enzimatik merupakan solusi efektif untuk menghilangkan bau pipis kucing secara menyeluruh. Produk ini bekerja dengan memecah senyawa penyebab bau, bukan hanya menutupinya. Gunakan sesuai petunjuk agar hasilnya maksimal dan aman bagi kucing.

5. Cuci Sarung Sofa yang Bisa Dilepas

Jika sofa memiliki sarung yang dapat dilepas, sebaiknya segera dicuci menggunakan deterjen dan air hangat. Cara ini membantu menghilangkan sisa bakteri dan bau yang masih menempel pada kain sofa.

6. Hindari Penggunaan Pembersih Beraroma Amonia

Pembersih yang mengandung amonia sebaiknya dihindari karena aromanya mirip dengan urine kucing. Hal ini justru dapat memancing kucing untuk kembali pipis di sofa karena mengira area tersebut adalah tempat yang aman.

Baca Juga: 5 Alasan Umum Mengapa Kucing Tak Mau Makan dan Cara Mengatasinya

Tips Mencegah Kucing Pipis Sembarangan di Sofa

Agar masalah tidak terulang, pastikan kotak pasir kucing selalu bersih dan mudah diakses. Gunakan pasir kucing yang mampu menyerap bau dengan baik dan bersihkan secara rutin. Selain itu, biasakan kucing untuk menggunakan litter box secara konsisten sejak dini.

Menghilangkan bau pipis kucing di sofa membutuhkan penanganan yang tepat dan tidak bisa dilakukan secara asal.

Dengan membersihkan urine secepat mungkin, menggunakan bahan alami, serta pembersih khusus yang sesuai, sofa dapat kembali bersih dan bebas bau.

Pencegahan yang tepat juga sangat penting agar kucing tidak mengulangi kebiasaan pipis di tempat yang sama.

Vania Tri Yuniar (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R