Akurat

Mengenal Hewan Pertama yang Hidup di Darat dalam Sejarah Bumi

Eko Krisyanto | 28 Desember 2025, 20:15 WIB
Mengenal Hewan Pertama yang Hidup di Darat dalam Sejarah Bumi

AKURAT.CO Perpindahan kehidupan dari laut ke darat merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah evolusi Bumi.

Proses ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan panjang yang melibatkan adaptasi biologis luar biasa.

Hewan pertama yang hidup di darat membuka jalan bagi keberadaan amfibi, reptil, mamalia hingga manusia modern.

Untuk memahami asal-usul kehidupan darat, penting menelusuri jejak evolusi hewan-hewan perintis yang pertama kali berani meninggalkan lingkungan perairan.

Mengapa Kehidupan Berpindah ke Darat?

Sekitar 500-400 juta tahun lalu, lingkungan laut mengalami kompetisi yang semakin ketat, baik dalam hal ruang maupun sumber makanan.

Di sisi lain, daratan mulai menyediakan peluang ekologis baru, seperti ketersediaan oksigen yang lebih tinggi dan minimnya predator.

Kondisi ini mendorong sebagian organisme air berevolusi untuk mampu bertahan di lingkungan non-akuatik.

Namun, hidup di darat mengalami adaptasi, mulai dari sistem pernapasan, struktur tubuh penopang berat badan, hingga kemampuan mencegah kehilangan air.

Hewan-hewan awal yang mencoba hidup di darat harus melalui tekanan seleksi alam yang ekstrem sebelum benar-benar mampu bertahan.

Arthropoda: Hewan Pertama yang Menjejak Daratan

Berdasarkan bukti fosil, hewan pertama yang hidup di darat bukanlah vertebrata, melainkan invertebrata dari kelompok arthropoda.

Sekitar 450 juta tahun lalu, selama periode Silur, hewan seperti kaki seribu purba, kalajengking laut yang berevolusi, dan serangga awal mulai menjelajah daratan.

Arthropoda memiliki keunggulan berupa rangka luar (eksoskeleton) yang melindungi tubuh dan membantu mengurangi kehilangan cairan.

Sistem pernapasan sederhana seperti trakea memungkinkan pertukaran oksigen langsung dari udara.

Adaptasi inilah yang menjadikan arthropoda sebagai pionir kehidupan darat.

Transisi Ikan ke Darat: Awal Vertebrata Darat

Peralihan besar berikutnya terjadi pada vertebrata, khususnya ikan bersirip cuping yang hidup sekitar 375 juta tahun lalu pada periode Devon.

Salah satu fosil paling penting dalam proses ini adalah Tiktaalik. Hewan ini memiliki ciri gabungan antara ikan dan tetrapoda, seperti sirip yang menyerupai anggota tubuh, leher fleksibel, dan paru-paru sederhana.

Tiktaalik tidak sepenuhnya hidup di darat, tetapi mampu menopang tubuhnya di perairan dangkal atau lumpur.

Ini menjadi bukti kuat bahwa evolusi vertebrata darat berlangsung secara bertahap, bukan melalui lompatan mendadak.

Amfibi Purba: Penghuni Darat Awal yang Sebenarnya

Setelah fase transisi, muncullah amfibi purba seperti Acanthostega dan Ichthyostega. Hewan-hewan ini sudah memiliki empat anggota gerak yang jelas, tulang belakang yang lebih kuat, serta sistem pernapasan ganda melalui paru-paru dan kulit.

Meski demikian, amfibi purba masih sangat bergantung pada air, terutama untuk berkembang biak. Telur mereka tidak memiliki cangkang pelindung, sehingga harus diletakkan di lingkungan lembap.

Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan darat pada tahap awal masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya mandiri.

Dampak Evolusioner Kehidupan Darat

Keberhasilan hewan pertama hidup di darat membawa dampak evolusioner yang sangat besar. Daratan yang sebelumnya kosong mulai dipenuhi jaringan kehidupan kompleks.

Interaksi antara tumbuhan darat dan hewan menciptakan ekosistem baru, mempercepat siklus nutrisi, dan meningkatkan kadar oksigen atmosfer.

Dalam jangka panjang, evolusi ini melahirkan reptil dengan telur bercangkang, mamalia dengan sistem termoregulasi, hingga manusia sebagai hasil akhir dari rantai evolusi panjang tersebut.

Semua ini berawal dari keberanian organisme awal menaklukkan lingkungan darat yang keras.

FAQ

1. Apa hewan darat pertama di Bumi?

Berdasarkan penanggalan radiometrik, hewan tertsebut telah hidup 425 juta tahun yang lalu. Hal tersebut akan membuat makhluk berkaki banyak ini, menjadi hewan darat tertua yang pernah hidup. Hingga kini, serangga perintis telah menghasilkan banyak keturunan.

2. Apakah ada hewan sebelum Adam dan Hawa?

Menurut ilmu pengetahuan, hewan telah hidup di Bumi jauh sebelum manusia ada. Fosil menunjukkan bahwa kehidupan hewan sudah muncul ratusan juta tahun sebelum kemunculan manusia modern. Sementara itu, dalam konteks keagamaan, Adam dan Hawa dipahami sebagai manusia pertama, bukan makhluk hidup pertama, sehingga keberadaan hewan sebelumnya tidak bertentangan dengan keyakinan tersebut.

3. Apa spesies hewan darat tertua yang masih hidup?

Jonathan merupakan kura-kura raksasa asal Seychelles yang tinggal di Pulau Saint Helena dan diperkirakan telah berumur lebih dari 192 tahun. Dengan usia tersebut, ia tercatat sebagai hewan darat tertua yang masih hidup hingga kini. Apabila klaim usia Adwaita dinyatakan tidak valid, Jonathan berpotensi menyandang predikat sebagai hewan darat tertua yang pernah tercatat dalam sejarah.

4. Apa hewan tertua di bumi?

Istilah "hewan tertua di dunia" bisa memiliki makna berbeda. Ada spesies purba yang masih bertahan hingga kini, seperti Triops cancriformis yang telah ada ratusan juta tahun, ada pula hewan dengan usia individu sangat panjang seperti kerang Ming atau kura-kura Jonathan. Dalam konteks umur individu terpanjang, Spons Kaca sering disebut sebagai yang tertua karena mampu hidup hingga ribuan tahun.

Laporan: Amalia Febriyani/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK