Akurat

Prospek Kerja Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, Tak Hanya Jadi Guru TK

Ratu Tiara | 22 Desember 2025, 10:42 WIB
Prospek Kerja Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini, Tak Hanya Jadi Guru TK

AKURAT.CO Banyak orang mengira jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi guru taman kanak-kanak. Padahal, peluang kerja bagi lulusan jurusan ini jauh lebih luas.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan sejak dini, kebutuhan tenaga ahli di bidang PAUD juga terus meningkat.

Lantas, sebenarnya apa yang dipelajari di jurusan ini, dan seperti apa prospek kerja lulusan PAUD di masa depan? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Contoh Soal Sulingjar PAUD 2025 Terbaru untuk Guru Lengkap dengan Kunci Jawaban

Apa Itu Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)?

Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pendidik dan pengembang pembelajaran bagi anak-anak berusia 0–8 tahun.

Mahasiswa akan belajar memahami perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan bahasa anak, serta bagaimana merancang kegiatan belajar yang menyenangkan dan edukatif.

Baca Juga: Mengapa Penguatan Transisi PAUD SD Penting Modul 1 dan Refleksi Beserta Post Test

Mata Kuliah yang Dipelajari 

Selama kuliah, mahasiswa jurusan ini juga diajarkan tentang psikologi perkembangan anak, strategi pembelajaran kreatif, komunikasi efektif dengan anak dan orang tua, serta pengelolaan lembaga PAUD.

Beberapa mata kuliah yang umumnya diajarkan antara lain:

  • Perkembangan Sosial dan Emosional Anak

  • Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini

  • Psikologi Pendidikan

  • Media dan Alat Permainan Edukatif

  • Kurikulum PAUD

  • Pendidikan Karakter Anak

Prospek Kerja Jurusan PAUD

1. Guru PAUD atau TK

Profesi ini menjadi pilihan utama bagi lulusan jurusan PAUD.

Seorang guru PAUD tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing anak dalam perkembangan sosial dan emosional mereka.

Dengan meningkatnya jumlah lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia, kebutuhan guru PAUD terus bertambah setiap tahunnya.

Gaji: berkisar antara Rp1,5–3 juta per bulan untuk lembaga swasta, dan bisa mencapai Rp6 juta untuk guru berstatus PNS.

2. Kepala atau Pengelola Lembaga PAUD

Bagi yang memiliki jiwa kepemimpinan, lulusan PAUD juga bisa menjadi pengelola atau kepala sekolah di lembaga pendidikan anak usia dini. Tugasnya mencakup perencanaan program belajar, supervisi tenaga pendidik, hingga manajemen lembaga secara keseluruhan.

Gaji: sekitar Rp5–9 juta per bulan tergantung ukuran lembaga dan wilayah kerja.

3. Konsultan Pendidikan Anak

Profesi ini berfokus pada pendampingan orang tua dan lembaga dalam memahami serta mengatasi tantangan tumbuh kembang anak.

Konsultan PAUD dibutuhkan di sekolah, lembaga psikologi, maupun yayasan sosial yang fokus pada pendidikan anak.

Gaji: rata-rata Rp6–12 juta per bulan, terutama bagi konsultan berpengalaman.

4. Pengembang Media Pembelajaran Anak

Seiring berkembangnya teknologi, kebutuhan akan media edukatif yang kreatif meningkat pesat.

Lulusan PAUD dapat bekerja sebagai pengembang alat permainan edukatif (APE), penulis buku anak, hingga pembuat konten edukasi digital.

Gaji: umumnya Rp4–8 juta per bulan tergantung pada jenis proyek dan perusahaan.

5. Peneliti atau Akademisi

Bagi yang tertarik di bidang ilmiah, lulusan PAUD juga bisa menjadi peneliti atau dosen yang fokus pada studi perkembangan anak dan inovasi pendidikan anak usia dini.

Gaji: dosen PAUD di perguruan tinggi negeri bisa memperoleh Rp5–10 juta per bulan tergantung jabatan akademik.

6. Edupreneur atau Pemilik Lembaga PAUD

Tidak sedikit lulusan PAUD yang mendirikan lembaga pendidikan anak sendiri.
 
Dengan pengetahuan yang mereka miliki, mereka mampu menciptakan konsep pendidikan kreatif dan inovatif sesuai kebutuhan masyarakat modern.

Gaji/penghasilan: bervariasi tergantung skala bisnis, mulai dari Rp10 juta hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Kampus di Indonesia yang Memiliki Jurusan PAUD

Jurusan PAUD tersedia di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:

  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ): dengan fokus pada pengembangan kurikulum dan pendidikan inklusif.

  • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): salah satu kampus terdepan dalam bidang pendidikan dengan laboratorium PAUD lengkap.

  • Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS): menekankan kombinasi antara teori, praktik, dan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran anak.

  • Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama): membuka peluang mahasiswa menjadi pendidik sekaligus wirausahawan pendidikan.

  • Universitas Negeri Semarang (UNNES): memiliki program unggulan dalam penelitian dan inovasi pendidikan anak usia dini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R