Wisuda XXIV Universitas Teknologi Bandung, Lahirkan Gelombang Baru Talenta Unggul untuk Negeri

AKURAT.CO Universitas Teknologi Bandung (UTB) sukses menggelar prosesi Wisuda XXIV yang diselenggarakan di Harris Hotel & Convention Festival Citylink, Bandung, pada 27 November 2025.
Acara ini dipimpin oleh Rektor UTB, Dr. Muchammad Naseer, S.Kom., M.T., dan dihadiri oleh tokoh pendidikan nasional antara lain Dr. Lukman, S.T., M.Hum. selaku Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. sebagai Pembina Yayasan LPPI Bandung, Dr. Dadang Hermawan selaku Pimpinan Yayasan Grup LPPI Bandung, serta Moh. Rizal Ngambah Sagara, S.T., M.T. sebagai Ketua Yayasan LPPI Bandung.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan komitmen bersama untuk mendorong mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Pada wisuda kali ini, UTB meluluskan 549 wisudawan, terdiri dari 284 dari Departemen Teknik Industri, 154 dari Departemen Teknik Informatika, 86 dari Departemen Desain Komunikasi Visual, dan 25 dari Departemen Bisnis Digital.
Baca Juga: UTB Raih Peringkat Kedua Terbaik Se-Jawa Barat dan Banten dalam Anugerah LLDIKTI 2025
Para lulusan ini telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka dan siap berkontribusi di berbagai sektor industri.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas komitmen UTB dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
"UTB telah menunjukkan konsistensi yang kuat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas. Lulusan yang dihasilkan hari ini bukan hanya membawa gelar, tetapi juga kompetensi dan karakter yang dibutuhkan dunia kerja. Kami berharap para wisudawan terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa," jelasnya.
Lukman juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah dan dunia industri.
"LLDIKTI Wilayah IV akan terus mendukung UTB agar semakin adaptif, inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman," katanya.
Baca Juga: Mahasiswa UTB Buktikan Inovasi dan Kepedulian Lewat Karya di Ajang Warkop DKV 2025
Rektor UTB juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lulusan.
"Hari ini bukan hanya tentang kelulusan tetapi tentang perjalanan panjang, kerja keras, dan ketangguhan setiap mahasiswa hingga akhirnya tiba di titik ini. UTB berkomitmen melahirkan lulusan yang unggul, berkarakter dan siap menjawab tantangan global. Kami percaya bahwa para wisudawan hari ini akan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," jelasnya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Muchammad Naseer juga menyampaikan duka cita atas kepergian salah satu wisudawan.
"Kami turut berduka atas kepergian Almarhum M. Wipaldi Nurfadilah, S.Kom. Semoga ilmu dan kebaikan yang ia tinggalkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Kehadirannya tetap kami abadikan sebagai bentuk penghormatan dari seluruh keluarga besar UTB," katanya.
Penghargaan Skripsi Terbaik Departemen Teknik Informatika diraih oleh tiga lulusan berprestasi, yaitu Muhammad Muadz Al Chairi, S.Kom. dengan penelitian mengenai evaluasi keamanan website menggunakan metode OSSTMM, Renzi Thalia, S.Kom. dengan pengembangan game edukasi numerasi berbasis Android menggunakan algoritma Fisher-Yates Shuffle serta Reihan Aulia Darojat, S.Kom. melalui penelitian pengembangan model machine learning untuk pendeteksian jenis sampah menggunakan CNN dan Inception V3.
Predikat Wisudawan Terbaik Departemen Teknik Informatika diberikan kepada Pandu Pratama Kusnandi, S.Kom. yang meneliti implementasi algoritma Random Forest pada aplikasi prediksi karir berbasis Android.
Dari Departemen Teknik Industri, tiga karya terbaik berhasil ditorehkan oleh Juliani Putri Indah Armila Nasution, S.T. yang meneliti optimasi sistem antrian multi channel multi phase di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Kota Bandung, Rosmawati, S.T. yang mengusulkan perbaikan kualitas produk panel 3 Fuel Lower dengan metode DMAIC. Serta Daffa Trias Mahendra, S.T. yang mengembangkan quality metric untuk pengendalian kualitas proyek peningkatan gardu traksi.
Predikat Wisudawan Terbaik Teknik Industri diberikan kepada Jajang Sukirman, S.T. melalui penelitiannya tentang optimalisasi waktu dan biaya pembuatan komponen kendaraan Maung Mortir menggunakan metode Critical Path Method dan Time Cost Trade Off.
Di Departemen Desain Komunikasi Visual, penghargaan Skripsi Terbaik diberikan kepada Rula Abiyya Bilqis, S.Ds. yang merancang media edukasi pengelolaan limbah domestik berbasis audio visual, Arinta Saptia Ningsih, S.Ds. dengan perancangan media promosi Taman Baca Cerita Sore dan Zidan Syamsul Hudaya, S.Ds. yang merancang ulang sistem sign system Terminal Leuwi Panjang.
Predikat Wisudawan Terbaik DKV diraih oleh Atif Latifah, S.Ds. melalui skripsi analisis logo Sambal Dapur Jowo dengan pendekatan semiotika Umberto Eco. Sementara itu, Departemen Bisnis Digital juga melahirkan lulusan berprestasi.
Baca Juga: UTB Tingkatkan Dosen Berdaya Saing dan Siap Hadapi Tantangan Akademik di Era Global
Tiga Skripsi Terbaik diberikan kepada Henry Suseno, S.Bns. yang meneliti pengaruh content marketing, influencer dan live streaming terhadap keputusan pembelian di TikTok Shop, Sidqia Repiana, S.Bns. dengan aplikasi Nusa Rasa sebagai alat identifikasi dan pelestarian makanan tradisional. Serta Komang Fandi Tri Dharma Swartika, S.Bns. yang membuat aplikasi Stuntify untuk pemantauan gizi anak berbasis cloud computing.
Predikat Wisudawan Terbaik Bisnis Digital diberikan kepada Tiara Nurazizah, S.Bns. dengan perancangan aplikasi DISADA (Digital Sahabat Bunda) menggunakan pendekatan design thinking.
Dalam wisuda ini, UTB juga menyoroti dua sosok inspiratif. Merrychmas Duete Tumayel, S.T. dari Teknik Industri menjadi wisudawan termuda dengan usia 20 tahun. Sementara Dede Lena Wijaya, S.T. dari program studi yang sama menjadi wisudawan tertua dengan usia 43 tahun.
Keduanya membuktikan bahwa pendidikan dapat ditempuh oleh siapa saja tanpa batas usia.
Di tengah suasana suka cita, Universitas Teknologi Bandung mengenang kepergian salah satu wisudawan, M. Wipaldi Nurfadilah, S.Kom. dari Departemen Teknik Informatika, yang telah berpulang sebelum hari kelulusannya.
Namanya tetap diabadikan dalam daftar wisudawan sebagai bentuk penghormatan dan doa dari seluruh civitas akademika.
Menutup prosesi, Rektor UTB kembali menegaskan harapannya bagi para lulusan.
"Selamat kepada seluruh wisudawan. Jadilah pribadi yang terus belajar, terus berkarya dan membawa manfaat bagi bangsa. UTB akan selalu menjadi rumah tempat kalian kembali," katanya.
Prosesi Wisuda XXIV ini menjadi bukti komitmen Universitas Teknologi Bandung dalam melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









