Pemerintah Gunakan Teknologi AI untuk Kembangkan Sistem Monitoring PAUD Holistik Integratif

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Ceria (Sismonev Ceria).
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Woro Srihastuti Sulistyaningrummengatakan, platform ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di seluruh Indonesia.
“Sistem ini sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak 2023 sebagai bagian dari tugas Kemenko PMK sesuai dengan Perpres Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI),” ujar Woro di Kantor Kemenko PMK, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, Sismonev Ceria dirancang untuk memantau pelaksanaan program PAUD HI lintas kementerian dan lembaga, memastikan agar setiap program tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa apa yang disiapkan oleh masing-masing kementerian dan lembaga benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Woro menjelaskan bahwa sistem berbasis AI ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan dan evaluasi, tetapi juga mampu mendeteksi kesenjangan pelayanan pengembangan anak usia dini, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Baca Juga: Denny JA Masuk Daftar 10 Besar Dunia Calon Penerima BRICS Literature Award 2025
“Sistem berbasis AI ini bisa digunakan untuk memprediksi adanya gap dalam layanan pengembangan anak usia dini, sehingga intervensinya bisa lebih cepat dan terarah,” jelasnya.
Sismonev Ceria juga akan terintegrasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga yang memiliki program pengembangan anak usia dini, seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Bappenas, BPS, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Woro menambahkan, sistem ini juga mendapat dukungan dari UNICEF dan akan menjadi salah satu program unggulan (flagship) Kemenko PMK di bidang pengembangan anak usia dini.
“Kami targetkan penyelesaian sistem ini pada November mendatang agar bisa segera diselaraskan dengan Rencana Aksi Nasional PAUD HI 2025–2029,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









