Akurat

Kenapa Virus Tak Masuk dalam Kategori Makhluk Hidup?

Ratu Tiara | 10 Desember 2025, 13:32 WIB
Kenapa Virus Tak Masuk dalam Kategori Makhluk Hidup?
 
AKURAT.CO Meski virus kerap menyebabkan penyakit berbahaya seperti influenza, ebola, rabies, cacar, dan COVID-19, namun umumnya tidak diklasifikasikan sebagai makhluk hidup. Ada beberapa alasan ilmiah yang membuat virus berada di garis batas antara benda hidup dan tak hidup. 
 
Virus adalah partikel infeksi yang memerlukan sel makhluk hidup sebagai inang untuk berkembang biak.
 
Struktur dasarnya terdiri dari materi genetik baik DNA atau RNA yang dilindungi oleh lapisan protein disebut kapsid. Namun, virus tidak memiliki sel sendiri dan tidak mempunyai organel seperti mitokondria maupun ribosom. 
 
 
Salah satu kunci pertimbangan adalah reproduksi virus. Berbeda dengan organisme hidup sejati, virus tidak dapat memperbanyak diri secara mandiri. Dia harus menginfeksi sel makhluk hidup, memasukkan materi genetiknya, dan memanfaatkan mesin sel inang untuk memproduksi virus-virus baru. Tanpa inang, virus tidak bisa memulai proses replikasi. 
 
Faktor lainnya adalah terkait metabolisme dan penggunaan energi.
 
Virus tidak punya sistem untuk menghasilkan energi sendiri ataupun mengubah nutrisi menjadi energi di luar sel inang. Aktivitasnya baru muncul setelah berada di dalam sel inang, karena sel tersebut menyediakan semua keperluan seperti energi dan bahan baku. 
 
Karena ketiadaan sel, reproduksi mandiri, dan kemampuan metabolik, banyak ilmuwan berpendapat virus lebih tepat disebut entitas biologis atau parasit, bukan organisme hidup penuh.
 
Namun demikian, virus tetap memiliki beberapa karakteristik kehidupan, seperti kandungan asam nukleat, kemampuan bereplikasi (walau bergantung), dan interaksi dengan organisme lain.
 
 
Perdebatan tentang status kehidupan virus masih terus berlangsung di kalangan ilmuwan. 
 
Dengan memahami hal-hal tersebut, masyarakat bisa lebih jelas mengapa meski berbahaya, virus tidak dianggap sebagai makhluk hidup dalam definisi biologis tradisional. 
 
Dinda NS (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R