Mengapa Zaman Geologi Perlu Dibagi? Ini Alasannya

AKURAT.CO Sejarah bumi terbentang dalam rentang waktu yang sangat panjang, mencapai miliaran tahun sejak planet ini pertama kali terbentuk.
Dalam kurun waktu tersebut, bumi mengalami berbagai perubahan besar, mulai dari pembentukan lapisan batuan, perubahan iklim ekstrem, hingga muncul dan punahnya berbagai makhluk hidup.
Untuk memahami perjalanan panjang ini secara runtut dan sistematis, para ilmuwan membaginya ke dalam beberapa periode waktu yang dikenal sebagai zaman geologi.
Pembagian zaman geologi bukanlah sekadar pembagian waktu biasa, melainkan hasil kajian ilmiah yang mendalam berdasarkan bukti-bukti fisik seperti lapisan batuan dan fosil.
Dengan adanya pembagian ini, sejarah bumi dapat dipelajari layaknya bab-bab dalam sebuah buku, sehingga setiap perubahan besar dapat dianalisis secara lebih jelas dan terstruktur.
Pengertian Zaman Geologi
Zaman geologi adalah pembagian waktu dalam sejarah bumi yang didasarkan pada perubahan signifikan pada kondisi geologi, iklim, dan kehidupan.
Pembagian ini dibuat melalui penelitian terhadap lapisan batuan yang tersusun secara berurutan dari yang tertua hingga termuda.
Setiap lapisan menyimpan informasi tentang kondisi bumi pada masa tertentu, termasuk jenis makhluk hidup yang pernah ada.
Melalui kajian tersebut, ilmuwan dapat mengetahui kapan kehidupan mulai muncul, berkembang, hingga mengalami kepunahan massal.
Oleh karena itu, zaman geologi menjadi konsep penting dalam memahami evolusi bumi dan kehidupan di dalamnya.
Alasan Zaman Geologi Dibagi-bagi
1. Rentang Waktu Sejarah Bumi Terlalu Panjang
Usia Bumi yang mencapai sekitar 4,5 miliar tahun membuat sejarahnya sulit dipahami jika tidak dibagi ke dalam periode-periode tertentu.
Pembagian zaman membantu manusia memahami skala waktu yang sangat besar dengan cara yang lebih sederhana dan logis.
2. Ditandai Peristiwa Alam yang Besar
Setiap batas zaman geologi ditentukan oleh peristiwa besar, seperti perubahan iklim global, aktivitas vulkanik masif, pergeseran lempeng bumi, atau kepunahan massal.
Peristiwa-peristiwa inilah yang menyebabkan perubahan drastis pada kehidupan dan kondisi bumi, sehingga layak dijadikan penanda pergantian zaman.
3. Membantu Mempelajari Perkembangan Kehidupan
Dengan adanya pembagian zaman, ilmuwan dapat menelusuri perkembangan makhluk hidup dari organisme sederhana hingga makhluk kompleks seperti manusia.
Perubahan jenis fosil yang ditemukan pada setiap lapisan batuan menjadi bukti nyata evolusi kehidupan dari masa ke masa.
4. Mempermudah Penelitian dan Pendidikan
Pembagian zaman geologi memudahkan proses penelitian, pembelajaran, dan penyampaian informasi tentang sejarah bumi.
Tanpa sistem pembagian ini, data geologi akan sulit diklasifikasikan dan dipahami, terutama dalam dunia pendidikan.
Pembagian Zaman Geologi secara Umum
Secara umum, zaman geologi dibagi menjadi beberapa tahap besar, yaitu:
● Zaman Arkaikum, masa awal pembentukan bumi ketika kehidupan belum berkembang kompleks.
● Zaman Paleozoikum, masa munculnya kehidupan awal seperti organisme laut, ikan, dan amfibi.
● Zaman Mesozoikum, dikenal sebagai zaman reptil dan dinosaurus yang mendominasi bumi.
● Zaman Neozoikum, masa berkembangnya mamalia hingga kemunculan manusia.
Setiap zaman memiliki ciri khas yang membedakannya dengan zaman lain, baik dari segi kondisi alam maupun kehidupan.
Zaman geologi dibagi-bagi untuk membantu manusia memahami sejarah panjang bumi yang kompleks dan dinamis.
Pembagian ini didasarkan pada bukti ilmiah berupa lapisan batuan dan fosil, serta peristiwa besar yang mengubah wajah planet ini.
Dengan memahami pembagian zaman geologi, kita dapat melihat bagaimana bumi berevolusi dan bagaimana kehidupan berkembang hingga mencapai kondisi seperti sekarang.
Laporan: Vania Tri Yuniar/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









