Akurat

Apa Itu Ekosistem: Pengertian, Unsur Penyusun, dan Ragamnya

Eko Krisyanto | 6 Desember 2025, 23:23 WIB
Apa Itu Ekosistem: Pengertian, Unsur Penyusun, dan Ragamnya
 
AKURAT.CO Lingkungan di sekitar kita bukan sekadar latar kosong, dia adalah kumpulan hubungan kompleks antara makhluk hidup dan lingkungan tak hidup yang disebut ekosistem.
 
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia dan definisi dari National Geographic, ekosistem adalah komunitas organisme bersama lingkungan fisiknya, saling berinteraksi dalam suatu kesatuan ekologis. 
 
Unsur yang membentuk ekosistem dibagi menjadi dua kategori utama: biotik dan abiotik.
 
Unsur biotik ialah bagian hidup seperti tumbuhan, hewan, manusia, jamur, dan mikroorganisme, mereka memainkan berbagai peran produsen yang membuat makanan sendiri menggunakan energi matahari, konsumen yang memakan organisme lain, serta dekomposer dan detritivor yang menguraikan materi organik dan siklus zat kembali ke tanah atau air. 
 
 
Komponen abiotik meliputi semua unsur tak hidup, seperti cahaya matahari, air, tanah, suhu, dan iklim.
 
Unsur‐unsur ini menyediakan kondisi yang memungkinkan unsur biotik hidup dan melakukan interaksi antar elemen ekosistem. 
 
Selain komponen, jenis‐jenis ekosistem juga bermacam‐macam.
 
Salah satu pembagian besar adalah ekosistem darat dan perairan, serta buatan yang diciptakan manusia.
 
Contoh ekosistem darat antara lain bioma tundra, gurun, hutan tropis, taiga, stepa, savana, dan hutan gugur masing‐masing memiliki karakteristik yang berbeda seperti jenis vegetasi, suhu, curah hujan, dan fauna khasnya. 
 
Di sisi lain, ekosistem perairan mencakup air tawar, laut, muara (estuari), dan pantai; tempat‐tempat yang didiami organisme dengan adaptasi khusus terhadap kondisi air, salinitas, cahaya, dan faktor‐faktor lingkungan lain. 
 
 
Akhirnya, ada juga ekosistem buatan seperti sawah, perkebunan, tambak, dan waduk dirancang atau diubah manusia untuk kebutuhan tertentu. 
 
Dengan memahami definisi, komponen, dan jenis ekosistem ini, kita dapat lebih menyadari betapa pentingnya menjaga keseimbangan di alam.
 
Karena ketika satu bagian terganggu, rantai kehidupan dan fungsi lingkungan dapat terdampak.
 
Dinda NS (Magang) 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R