Bagaimana Tanaman Merespons Rangsangan Cahaya? Ini Jawabannya

AKURAT.CO Meskipun tidak bisa berpindah tempat, tanaman tetaplah merupakan makhluk hidup. Tanaman memiliki cara yang unik untuk merespon cahaya.
Bagaimana cara tanaman bisa merespon rangsangan cahaya? Simak artikel selengkapnya.
Apa Itu Rangsangan Cahaya pada Tanaman?
Seperti yang kita ketahui, tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Rangsangan cahaya disebut juga dengan istilah fototropisme.
Istilah tersebut berarti gerakan tumbuh tanaman yang dipengaruhi oleh arah datangnya cahaya.
Baca Juga: Kenali Berbagai Fungsi Akar bagi Pertumbuhan Tanaman
Bagaimana Tanaman Merespons Rangsangan Cahaya?
1. Peran Hormon Auksin
Auksin adalah hormon utama yang berperan dalam proses pemanjangan sel pada fototropisme dan gravitropisme (gerakan tanaman terhadap gravitasi).
Selain itu, auksin juga berpengaruh pada dominasi apikal (hambatan pertumbuhan tunas samping) serta pengendalian absisi (proses gugurnya daun), baik secara langsung maupun melalui mekanisme tidak langsung.
Saat cahaya datang dari satu arah, hormon auksin akan bergerak ke sisi tanaman yang tidak terkena cahaya. Hal ini membuat sisi yang lebih gelap tumbuh lebih panjang sehingga batang melengkung ke arah cahaya.
2. Peran Fotoreseptor dalam Mendeteksi Cahaya
Tanaman memiliki fotoreseptor berupa kromoprotein (gabungan protein dan pigmen penyerap cahaya) yang peka terhadap panjang gelombang tertentu.
Saat cahaya diserap, fotoreseptor mengalami perubahan bentuk dan memicu sinyal ke seluruh bagian tanaman.
Cahaya biru, merah dan merah jauh berperan penting dalam pertumbuhan karena masing-masing membantu tanaman menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan, baik di darat maupun di air.
Baca Juga: 10 Tipe Tanaman Grow a Garden yang Dibutuhkan di Update Fall Market Event
3. Fototropin dan Fotoperiodisme
Fototropin mendeteksi cahaya biru dan mengatur distribusi auksin, sehingga batang membengkok ke arah cahaya.
Sementara itu, melalui fotoperiodisme, tanaman menyesuaikan waktu berbunga berdasarkan panjang siang atau malam agar selaras dengan musim.
Contoh Tanaman yang Merespon Cahaya
● Bunga Matahari (Helianthus annuus) yang mengikuti arah pergerakan matahari (heliotropisme).
● Kecambah kacang hijau yang diletakkan di dekat jendela akan condong ke arah cahaya.
Kesimpulan
Tanaman merespons rangsangan cahaya melalui mekanisme yang kompleks, mulai dari kerja hormon auksin, fotoreseptor hingga fototropin yang mengatur arah pertumbuhan.
Selain itu, fotoperiodisme membantu tanaman menyesuaikan waktu berbunga dengan kondisi lingkungan. Respons ini sangat penting agar tanaman dapat mengoptimalkan fotosintesis, tumbuh dengan baik dan bereproduksi pada waktu yang tepat.
Baca Juga: Ashwagandha, Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Stres dan Kecemasan
Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









