Kenali Berbagai Fungsi Akar bagi Pertumbuhan Tanaman

AKURAT.CO Akar merupakan salah satu bagian terpenting dalam struktur tanaman yang berfungsi menyerap air dan nutrisi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Tanpa akar, pertumbuhan tanaman akan terhambat dan tanaman menjadi rentan terhadap berbagai ancaman dari lingkungan.
Lebih jelas, artikel ini akan membahas fungsi akar dan bagaimana peran pentingnya dalam membantu pertumbuhan tanaman agar tetap sehat dan kuat.
Baca Juga: Pengaruh Cahaya dan Suhu terhadap Pertumbuhan Tanaman
Mengenal Akar dan Ciri-cirinya
Akar adalah bagian dari tumbuhan yang umumnya tumbuh di bawah permukaan tanah. Bentuk dan susunan akar dapat berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman serta kondisi lingkungannya.
Beberapa akar ada yang berbentuk lurus dan besar hingga bercabang halus seperti serabut.
Secara umum, akar memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari bagian tumbuhan lainnya, yaitu:
● Tumbuh ke arah bawah (dalam tanah);
● Tidak memiliki daun, batang atau ranting;
● Berfungsi menyerap air dan unsur hara dari tanah;
● Bisa berbentuk tunggal, bercabang, atau menyerupai serabut;
● Umumnya berwarna putih, krem, atau cokelat;
● Menopang tanaman agar tidak mudah roboh;
● Beberapa akar menyimpan cadangan makanan (misalnya pada wortel atau singkong);
● Ujung akar memiliki bagian tumbuh aktif (ujung meristem) yang tajam.
Baca Juga: 10 Tipe Tanaman Grow a Garden yang Dibutuhkan di Update Fall Market Event
7 Fungsi Akar bagi Pertumbuhan Tanaman
Akar memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman. Tidak hanya berfungsi sebagai penopang fisik, akar juga terlibat dalam berbagai proses biologis yang vital.
Berikut ini beberapa fungsi utama akar yang mendukung pertumbuhan tanaman:
1. Menopang dan Menjaga Kestabilan Tanaman
Akar membantu tanaman berdiri tegak dan kokoh di atas tanah. Dengan menjalar ke dalam tanah, akar memberikan fondasi yang kuat sehingga tanaman tidak mudah tumbang, terutama saat terkena angin atau hujan deras.
2. Menyerap Air dan Nutrisi dari Tanah
Melalui ujung dan rambut-rambut akarnya, tanaman menyerap air serta mineral penting dari dalam tanah. Zat-zat ini merupakan sumber nutrisi utama yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel tanaman.
3. Menyalurkan Air dan Nutrisi ke Seluruh Bagian Tanaman
Setelah menyerap air dan zat hara, akar bertugas menyalurkannya ke seluruh bagian tanaman melalui jaringan pembuluh. Proses ini memastikan setiap bagian tanaman mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkan.
4. Sebagai Organ Pernapasan
Beberapa jenis tanaman memiliki akar yang juga berfungsi sebagai alat pernapasan. Misalnya, tanaman bakau dan pohon beringin menggunakan akarnya untuk mengambil oksigen langsung dari udara atau tanah berlumpur.
5. Menyimpan Cadangan Makanan
Pada tanaman tertentu, akar juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Tanaman seperti singkong, wortel, dan kentang menyimpan energi dalam bentuk pati di bagian akarnya untuk digunakan saat kondisi tidak mendukung pertumbuhan.
6. Membantu Proses Reproduksi Vegetatif
Akar berperan dalam perkembangbiakan tanaman secara vegetatif. Beberapa tanaman, seperti sukun dan tanaman paku, dapat tumbuh tunas baru dari akar, yang kemudian berkembang menjadi individu baru tanpa melalui proses biji.
7. Mendukung Proses Fotosintesis
Secara tidak langsung, akar juga mendukung proses fotosintesis. Dengan menyuplai air dan mineral yang diperlukan, akar membantu daun menjalankan proses ini secara optimal. Bahkan pada beberapa tanaman, akar mengandung klorofil dan ikut serta dalam proses fotosintesis.
Baca Juga: 5 Contoh Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Bikin Rumah Lebih Asri
Jenis-jenis Akar dan Fungsinya
Tanaman memiliki berbagai jenis akar dengan fungsi yang berbeda, tergantung pada jenis dan lingkungan tumbuhnya. Berikut adalah jenis-jenis akar yang umum ditemukan:
● Akar Serabut
Berbentuk halus seperti benang dan tumbuh dari pangkal batang. Umumnya dimiliki oleh tumbuhan monokotil seperti padi, kelapa, dan jagung.
Fungsi menopang tanaman dan menyerap air dari permukaan tanah.
● Akar Tunggang
Terdiri dari satu akar utama yang menancap dalam ke tanah dan bercabang. Biasanya terdapat pada tumbuhan dikotil seperti mangga, wortel, dan durian.
Fungsi menyimpan cadangan makanan dan memperkuat tanaman.
● Akar Gantung
Tumbuh dari batang dan menggantung di udara sebelum mencapai tanah. Jenis ini biasanya dimiliki oleh pohon beringin dan beberapa jenis anggrek.
Fungsi menyerap uap air dari udara, lalu menyerap air tanah saat sudah menjulur ke bawah.
● Akar Tunjang
Tumbuh dari bagian bawah batang dan menyangga tanaman dari sisi luar. Sering ditemukan pada tanaman bakau.
Fungsi menopang tanaman di lingkungan berair.
● Akar Napas
Bentuknya menjulang ke atas permukaan tanah seperti pipa. Jenis akar ini umumnya terdapat pada pohon api-api di daerah pesisir.
Fungsi membantu pernapasan di tanah berlumpur.
● Akar Pelekat
Tumbuh di batang dan menempel pada permukaan lain. Umumnya dimiliki oleh tanaman merambat seperti sirih dan lada.
Fungsi menempel dan menopang pertumbuhan ke atas.
● Akar Semu
Struktur mirip akar, tetapi bukan akar sejati. Jenis akar ini biasanya ditemukan pada tanaman epifit seperti anggrek.
Fungsi menyerap air dari udara dan melekat pada inang.
Baca Juga: Ashwagandha, Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Stres dan Kecemasan
Mengenal Sifat-sifat Akar
Akar memiliki sifat-sifat khas yang membedakannya dari bagian tumbuhan lainnya. Berikut beberapa sifat yang dimiliki akar:
● Akar tumbuh menuju sumber air dan cenderung menghindari cahaya matahari.
● Pertumbuhan akar terjadi terutama di bagian ujungnya yang aktif.
● Akar tidak memiliki daun, tunas, ruas (nodus), atau antar ruas (internodus).
● Akar bisa tumbuh ke bawah secara vertikal maupun menyebar secara horizontal di dalam tanah.
● Beberapa akar dapat menempel pada permukaan vertikal seperti tembok atau batang pohon.
● Pertumbuhan akar akan berjalan optimal jika mendapat lingkungan dan media tanam yang tepat.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









