Fungsi dan Cara PBB dalam Menangani Konflik Internasional

AKURAT.CO Sejak berdirinya pada tahun 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi organisasi internasional yang berperan penting dalam menjaga perdamaian dunia.
Lahir dari pengalaman pahit Perang Dunia II menjadikan PBB sebagai pedoman untuk mencegah terulangnya konflik global, mengedepankan diplomasi dan memfasilitasi kerja sama antarnegara demi stabilitas internasional.
PBB memiliki beragam fungsi dan cara dalam menangani konflik internasional.
Dikutip dari laman resmi United Nations, operasi penjaga perdamaian merupakan salah satu instrumen paling efektif yang dimiliki PBB dalam membantu negara-negara melewati transisi dari konflik menuju perdamaian.
Melalui Dewan Keamanan, PBB memiliki kewenangan mengeluarkan resolusi, mengirim pasukan penjaga perdamaian, hingga memberlakukan sanksi terhadap negara yang melanggar hukum internasional.
Konflik yang terjadi di berbagai wilayah dunia menuntut PBB sebagai penengah. Dari krisis di Sudan Selatan hingga perselisihan di Timur Tengah, PBB bertindak dengan melakukan mediasi, mengirim misi perdamaian dan mendorong dialog antarpihak yang berseteru. Peran ini dilakukan oleh Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal yang berfungsi sebagai mediator melalui diplomasi personal.
Peran PBB ditujukan untuk meredam konflik saat pecah dan mencegah ketegangan agar tidak berkembang menjadi perang besar. Seperti agenda Sustaining Peace yang difokuskan untuk memperkuat rekonsiliasi, pembangunan, serta menjaga stabilitas pascakonflik.
Baca Juga: PBB: Kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk
Hal ini menunjukkan bagaimana organisasi internasional tersebut bekerja secara menyeluruh, mulai dari tahap pencegahan, penanganan konflik hingga membangun kembali kepercayaan di negara yang terdampak.
Fungsi PBB dalam Menangani Konflik Internasional
1. Menjaga perdamaian dan keamanan dunia.
2. Mencegah pecahnya konflik antarnegara maupun dalam negeri.
3. Menyelesaikan sengketa internasional secara damai.
4. Mengembangkan kerja sama antarbangsa di bidang politik, ekonomi, sosial dan kemanusiaan.
Peran PBB dalam Menangani Konflik Internasional
1. Menjadi penengah melalui diplomasi dan mediasi antar pihak yang bertikai.
2. Mengeluarkan resolusi Dewan Keamanan sebagai pedoman penyelesaian konflik.
3. Mengirim pasukan penjaga perdamaian (peace keepers) ke daerah rawan konflik.
4. Memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban perang atau krisis kemanusiaan.
Baca Juga: PBB Soroti Dugaan Pelanggaran HAM Demonstrasi di Indonesia, PCO: Sudah Diatensi Presiden
Cara PBB Menangani Konflik Internasional
1. Melakukan negosiasi untuk menemukan kesepakatan damai.
2. Menjalankan mediasi melalui Sekretaris Jenderal atau utusan khusus.
3. Menggunakan arbitrase dan peradilan internasional untuk menyelesaikan sengketa.
4. Memberlakukan sanksi ekonomi terhadap negara atau pihak yang melanggar hukum internasional.
5. Menggunakan kekuatan militer berdasarkan mandat Dewan Keamanan jika situasi mengancam perdamaian global.
Dengan berbagai macam upaya, PBB tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas dunia meski menghadapi tantangan serius. Seperti perbedaan kepentingan negara anggota dan keterbatasan sumber daya.
Peran PBB ini membuktikan bahwa perdamaian global hanya bisa tercapai dengan kerja sama dan komitmen bersama.
Baca Juga: Forum PBB Dorong Larangan Total BPA, Ancaman Kesehatan Global Kian Mendesak
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








