Akurat

7 Agama Tertua di Dunia, dari Hinduisme hingga Taoisme

Ratu Tiara | 30 Agustus 2025, 14:38 WIB
7 Agama Tertua di Dunia, dari Hinduisme hingga Taoisme

AKURAT.CO Sejarah agama selalu menjadi bagian penting dari perjalanan peradaban manusia.

Keyakinan kuno tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap kehidupan, moralitas, hingga aturan sosial. Beberapa agama bahkan masih bertahan hingga kini.

Agama tertua di dunia sering menjadi perdebatan di kalangan sejarawan.

Sejumlah catatan sejarah mampu memberikan gambaran yang cukup jelas.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Hinduisme disebut sebagai agama paling tua yang masih dipeluk oleh lebih dari satu miliar orang di dunia.

Selain Hinduisme, terdapat agama kuno lain seperti Zoroastrianisme, Yudaisme, hingga Taoisme yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan sejarah umat manusia. Agama-agama kuno ini tidak hanya membentuk kerangka spiritual, tetapi juga memberi landasan etika yang memengaruhi kehidupan modern.

Agama-agama ini muncul di berbagai wilayah berbeda. Ada yang berkembang di India, Persia, hingga Tiongkok, masing-masing dengan praktik, kitab suci, dan ritual yang khas. Agama-agama ini lahir dari kebutuhan manusia kuno untuk memahami asal-usul, tujuan hidup, dan hubungannya dengan alam semesta.

Saat ini sebagian besar ajaran tersebut tetap hidup dalam praktik sehari-hari dan beberapa lainnya melebur dengan keyakinan baru.

Baca Juga: Memperingati Korban Kekerasan Agama, PBB Soroti Peran Teknologi Digital

Inilah 7 agama tertua di dunia yang telah meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah.

1. Hinduisme

Hinduisme dianggap sebagai agama tertua yang masih ada hingga sekarang. Diperkirakan muncul sekitar 1500 SM di lembah Sungai Indus, agama ini tidak memiliki satu pendiri tunggal, melainkan berkembang dari tradisi dan praktik masyarakat Veda.

Hinduisme menekankan pada konsep dharma (kewajiban moral), karma (akibat dari perbuatan), serta moksha (pembebasan jiwa).

Hingga kini, Hinduisme dianut oleh lebih dari satu miliar orang, terutama di India dan Nepal, menjadikannya salah satu agama terbesar di dunia.

2. Zoroastrianisme

Zoroastrianisme berkembang di Persia kuno sekitar 1200 SM. Agama ini didirikan oleh nabi Zoroaster (Zarathustra) yang mengajarkan dualisme antara kebaikan (Ahura Mazda) dan kejahatan (Angra Mainyu).

Pada masa kejayaannya, Zoroastrianisme menjadi agama resmi Kekaisaran Persia dan berpengaruh besar terhadap agama-agama Abrahamik.

Meski jumlah penganutnya kini hanya ratusan ribu, Zoroastrianisme tetap bertahan di Iran dan India (komunitas Parsi).

3. Yudaisme

Yudaisme lahir sekitar 2000 SM di Timur Tengah, menjadikannya salah satu agama monoteistik tertua. Keyakinan ini berakar pada perjanjian antara Tuhan dan Nabi Abraham, serta dikukuhkan melalui hukum Taurat yang diberikan kepada Nabi Musa.

Yudaisme kemudian menjadi fondasi utama bagi agama Kristen dan Islam. Meski jumlah pemeluknya sekitar 15 juta, Yudaisme memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan hukum, moral, dan filsafat Barat.

4. Agama Mesir Kuno

Agama Mesir kuno berkembang sekitar 3000 SM dan berpusat pada pemujaan dewa-dewa seperti Ra (dewa matahari), Osiris (dewa kematian), dan Isis (dewi kesuburan). Agama ini membentuk sistem kepercayaan kompleks yang melibatkan mitologi, ritual pemakaman, serta keyakinan tentang kehidupan setelah mati. Walaupun sudah tidak dipraktikkan secara luas, jejak agama Mesir kuno masih terlihat pada peninggalan piramida, hieroglif, dan praktik budaya Mesir modern.

5. Mesopotamia

Mesopotamia dikenal sebagai “tempat lahirnya peradaban,” juga memiliki sistem kepercayaan yang berkembang sekitar 3500 SM. Agama ini berpusat pada pemujaan dewa-dewa seperti Anu, Enlil, dan Inanna, yang dipercaya mengendalikan kehidupan sehari-hari manusia.

Ritual keagamaan dilakukan di ziggurat, bangunan suci berbentuk piramida bertingkat.

Walaupun agama Mesopotamia kini punah, agama ini menjadi fondasi penting bagi mitologi Yunani, Romawi, dan agama-agama setelahnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Agama dengan Penganut Terbanyak di Dunia

6. Buddhisme

Buddhisme lahir di India pada abad ke-6 SM oleh Siddhartha Gautama atau Sang Buddha. Agama ini berfokus pada ajaran tentang penderitaan (dukkha), jalan tengah, dan pencapaian pencerahan (nirwana).

Buddhisme kemudian menyebar luas ke Asia Timur, Asia Tenggara, hingga dunia Barat.

Hingga kini, ada lebih dari 500 juta umat Buddha di seluruh dunia, menjadikannya salah satu agama berpengaruh secara global.

7. Taoisme

Taoisme berkembang di Tiongkok sekitar abad ke-4 SM dan dikaitkan dengan ajaran filsuf Laozi melalui kitab Tao Te Ching.

Taoisme menekankan harmoni antara manusia dan alam, konsep yin dan yang, serta praktik meditasi dan pengobatan tradisional. Agama ini tidak hanya berperan dalam kehidupan spiritual, tetapi juga membentuk seni, budaya, dan filosofi Tiongkok selama berabad-abad.

Ajaran-ajaran dari 7 agama tertua di dunia ini menjadi dasar keyakinan religius, membentuk pilar budaya, etika, dan tradisi masyarakat modern.

Meski lahir ribuan tahun lalu, warisan spiritualnya tetap hidup dan memberi inspirasi serta menjadi bukti bahwa pencarian manusia terhadap makna hidup tidak pernah berhenti.

Salsabilla Nur Wahdah (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R