Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 30: Kisah Kelinci Kecil dan Burung Pipit

AKURAT.CO Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 5 halaman 30 Kurikulum Merdeka dapat menjadi panduan belajar mandiri di rumah bagi siswa.
Meski begitu, disarankan agar siswa mencoba menjawab soal terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawaban.
Sebelumnya, siswa juga bisa mempelajari materi pada buku Bahasa Indonesia Kelas 5 terbitan Kemendikbud (2023: 30) yang membahas topik Jendela Dunia dengan kisah “Kelinci Kecil dan Burung Pipit”.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 30 Kurikulum Merdeka
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 32: Mengkritisi tentang Tokoh
Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 5 halaman 30 Kurikulum Merdeka dapat dimanfaatkan sebagai materi pendukung belajar siswa di rumah.
Dengan mempelajari materi terlebih dahulu, siswa akan lebih mudah memahami kisah “Kelinci Kecil dan Burung Pipit”.
Berikut ini tersedia bacaan soal beserta kunci jawabannya sebagai referensi belajar.
Cerita Kelinci Kecil dan Burung Pipit
Penulis: Desri M. Putri
“Aduh, sakit!” Suara Kelinci Kecil menggelegar di sudut kebun Pak Rusa.
Wajahnya tampak seputih kapas dan titik-titik air mulai membanjiri matanya. Ia terduduk di tanah sambil memegangi kakinya.
Burung Pipit, yang sedang bertengger di dahan pohon dekat kebun itu, segera terbang menghampirinya.
“Ada apa Kelinci Kecil?”
“Kakiku terantuk batu lalu aku jatuh,” jawab Kelinci Kecil sambil meringis kesakitan.
“Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Burung Pipit.
“Aku.. aku.. mmm.. aku mau mengambil wortel itu,” Kelinci Kecil menunjuk ke arah tanaman wortel di kebun Pak Rusa.
“Wah, kamu mau mengambil wortel Pak Rusa tanpa izin?” tanya Burung Pipit.
“I.. iya.. Aku melihat daun-daun tanaman wortel itu melambai-lambai memanggilku,” jawab Kelinci Kecil dengan kepala tertunduk.
“Sebaiknya kamu minta izin dulu ke Pak Rusa. Aku sering melihat Pak Rusa membagikan wortel-wortelnya ke binatang lain yang membantunya berkebun,” Burung Pipit menjelaskan.
“Mengapa kau berada di luar sarang? Pak Singa, raja hutan, memerintahkan supaya semua penghuni hutan tinggal di sarang masing-masing. Saat ini ada wabah penyakit yang sedang menyebar ke seluruh hutan.”
“Aku bosan. Aku sudah dua minggu berdiam di sarang,” jawab Kelinci Kecil.
Pikirannya menari-nari teringat pesan Ibu tadi pagi.
“Ibuku bilang hanya induk-induk binatang yang boleh keluar secara bergantian untuk mencari persediaan makanan. Bila bertemu dengan binatang lain, tidak ada yang boleh bersentuhan. Harus menjaga jarak dan kebersihan supaya tidak tertular penyakit ini.”
“Ibumu benar. Kau seharusnya mematuhi perkataannya,” tegas Burung Pipit.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 17 Kurikulum Merdeka: Konjungsi
“Kau bisa membantu Ibu membersihkan sarang, memasak atau berolahraga bersama,” saran Burung Pipit.
Pipi Kelinci Kecil merona kemerahan. Lalu, ia berkata dengan suara lirih.
”Ibuku pun mengatakan hal yang sama, tetapi aku tidak mengacuhkannya. Diam-diam, aku pergi dari sarang dan inilah yang terjadi.”
“Sebaiknya kau segera pulang dan meminta maaf pada Ibumu,” balas Burung Pipit.
“Iya, aku akan segera melakukannya. Terima kasih, Burung Pipit sudah menyadarkanku.”
Kelinci Kecil bergegas pulang dan berjanji dalam hati tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi. Burung Pipit tersenyum dan terbang menjauh.
Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada buku tulis kalian.
1. Apakah isi cerita tersebut?
Jawaban: Kisah kelinci kecil yang terluka saat hendak mengambil wortel Pak Rusa.
2. Siapakah tokoh dalam cerita dan bagaimana sifat tokoh tersebut?
Jawaban: Tokoh pada cerita adalah Kelinci Kecil dan Burung Pipit. Kelinci Kecil mempunyai sifat ingin tahu. Burung Pipit memiliki sifat bijaksana.
3. Di mana latar cerita berlangsung?
Jawaban: Kebun wortel Pak Rusa.
4. Kapan cerita tersebut berlangsung?
Jawaban: Pada siang hari/sore hari.
5. Apa masalah yang terjadi?
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 Halaman 10-11: Tokoh Cerita dan Sifatnya
Jawaban: Kelinci Kecil bosan tinggal di sarang berhari-hari dan memutuskan untuk pergi ke kebun Pak Rusa untuk memetik wortel, meskipun belum meminta izin ke Ibunya meninggalkan sarang, ataupun ke Pak Rusa untuk memetik wortel. Saat mencoba mengambil, Kelinci Kecil terantuk batu dan jatuh. Dia kesakitan.
7. Bagaimana masalah itu diselesaikan?
Jawaban: Burung Pipit mengajak Kelinci Kecil berbicara dan menasehatinya. Kelinci Kecil urung mengambil wortel Pak Rusa. Setelah tidak sakit lagi, Kelinci Kecil pulang ke rumah untuk meminta maaf kepada Ibunya.
8. Apa pesan dari cerita tersebut?
Jawaban: Cerita mengandung pesan agar kita hidup jujur dan patuh pada nasehat orang tua.
*Disclaimer:
Kunci jawaban dalam artikel ini hanya digunakan sebagai bahan rujukan ketika mengerjakan soal. Siswa tetap diharapkan mengerjakan soal ini secara mandiri terlebih dahulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









