Akurat

Aktivitas Manusia Jadi Pemicu Utama Perubahan Iklim

Eko Krisyanto | 9 Agustus 2025, 09:03 WIB
Aktivitas Manusia Jadi Pemicu Utama Perubahan Iklim

AKURAT.CO Perubahan iklim adalah pergeseran jangka panjang suhu dan pola cuaca bumi, bukan sekadar cuaca harian yang berubah‑ubah. Perubahan iklim disebabkan berbagai faktor, salah satunya adalah aktivitas manusia sejak revolusi industri hingga sekarang.

Siapa dan bagaimana hal itu terjadi?

Menurut data dari United Nations, hampir semua pemanasan global selama 200 tahun terakhir berasal dari manusia melalui pembakaran bahan bakar fosil (minyak, batu bara, gas), industri, transportasi, pertanian, bangunan, dan penggunaan lahan seperti deforestasi serta pengelolaan sampah di tempat pembuangan.

Penyebab utama perubahan iklim:
  • Pembakaran bahan bakar fosil: meningkatkan emisi gas rumah kaca seperti CO₂ dan metana yang memerangkap panas bumi
  • Penggundulan hutan dan perubahan penggunaan lahan: pelepasan karbon dan berkurangnya penyerapan CO₂ oleh vegetasi
  • Pertanian dan peternakan intensif: menghasilkan metana dan nitrous oxide, dua gas yang efek pemanasan globalnya sangat tinggi

 Baca Juga: Cegah Pemanasan Global, Jakarta E Prix Jadi Momentum Lanjutkan Kendaraan Elektrik  

Siapa yang bertanggung jawab & Dampak akibat perubahan iklim

  • Siapa? Pemerintah, industri besar, pelaku transportasi, hingga setiap individu yang menggunakan energi fosil atau mengonsumsi produk dengan jejak karbon tinggi.
  • Bagaimana dampaknya? UN melaporkan bahwa rata‑rata suhu global kini sekitar 1,2 °C lebih tinggi dibanding masa pra-industri. Dampaknya mencakup kekeringan ekstrem, kebakaran, naiknya permukaan laut, badai dahsyat, hingga ekosistem yang terganggu.

Dampak nyata di Indonesia

Universitas Gadjah Mada juga menjelaskan dampak langsung pemanasan global di Indonesia:

  • Pola musim tanam berubah: sulit diprediksi, banyak gagal panen
  • Suhu ekstrem makin sering: menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kesehatan
  • Kenaikan muka laut: ancam wilayah pesisir seperti Jakarta Utara, Semarang
  • Bencana hidrometeorologi meningkat: sekitar 90 % bencana terkait iklim seperti banjir, longsor, kekeringan
Secara ringkas, penyebab perubahan iklim yang paling dominan adalah aktivitas manusia seperti pembakaran fosil, deforestasi, pertanian intensif, dan penggunaan lahan. Faktor alami turut berkontribusi, namun sangat kecil pengaruhnya dalam membentuk perubahan iklim saat ini. 
 
Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan (Magang)
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R