Bagaimana Cara Menilai Kinerja Pegawai dalam SKP? Ini Penjelasan Lengkapnya!

AKURAT.CO Setiap pegawai pasti akan dinilai secara berkala berdasarkan indikator tertentu, sehingga muncul pertanyaan tentang bagaimana cara menilai kinerja pegai dalam SKP?
Jawaban dari pertanyaan, bagaimana cara menilai kinerja pegai dalam SKP, masih banyak yang penasaran karena masyarakat umum belum begitu mengenal proses penilaian ini.
Berbeda halnya dengan para PNS, yang memang menjalani penilaian kinerja setiap tahunnya sebagai bagian dari sistem kerja mereka.
SKP atau Sasaran Kerja Pegawai merupakan rancangan kerja beserta target yang harus dicapai oleh seorang PNS.
Bagaimana cara menilai kinerja pegawai dalam SKP? Penilaian dilakukan dengan membandingkan hasil kerja nyata pegawai dengan target yang sudah ditentukan sebelumnya dalam SKP tersebut.
Berikut ini jawaban dari pertanyaan bagaimana cara menilai kinerja pegawai dalam SKP, lengkap dengan penjelasannya yang mudah dipahami masyarakat.
Bagaimana Cara Menilai Kinerja Pegawai dalam SKP?
1. Penyusunan SKP
Sebelum menilai, pegawai dan atasan menyusun SKP di awal tahun. SKP berisi:
-
Rencana kerja yang selaras dengan tujuan unit kerja.
-
Indikator kinerja, target kuantitatif dan kualitatif, waktu pelaksanaan, dan biaya.
- SKP perlu disusun secara jelas, terukur, relevan, realistis untuk dicapai, serta memiliki batas waktu yang ditentukan.
2. Tahap Pelaksanaan Penilaian
Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencocokkan hasil kerja pegawai dengan target yang telah ditentukan dalam SKP.
Selanjutnya, lakukan penilaian kinerja berdasarkan beberapa aspek, yaitu jumlah pekerjaan (kuantitas), mutu hasil (kualitas), ketepatan waktu, serta penggunaan biaya.
Setelah penilaian selesai, sampaikan umpan balik kepada pegawai mengenai hasil evaluasi tersebut.
3. Penilaian Capaian SKP
Penilaian dilakukan dengan membandingkan realisasi kerja terhadap target yang ditetapkan, menggunakan kriteria:
-
Kuantitas (berapa banyak yang dikerjakan)
-
Kualitas (mutu hasil kerja)
-
Waktu (ketepatan waktu penyelesaian)
-
Biaya (efisiensi anggaran)
Skor untuk setiap indikator biasanya dikonversi menjadi angka dari 0–100, lalu dirata-rata untuk mendapatkan nilai capaian SKP.
Baca Juga: Bagaimana Proses Mekanisme Penyusunan dan Penetapan Perencanaan Kinerja SKP di Tempat Saudara?
4. Penilaian Perilaku Kerja
Selain capaian SKP, atasan juga menilai perilaku kerja dalam setiap aspek secara kualitatif dan kuantitatif, seperti:
-
Orientasi pelayanan
-
Integritas
-
Komitmen
-
Kerja sama
-
Kepemimpinan (untuk pejabat struktural)
6. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Setelah penilaian, hasilnya dibahas bersama pegawai untuk:
-
Memberikan apresiasi atau koreksi
-
Menentukan pelatihan, promosi, atau pembinaan
-
Menyusun SKP tahun berikutnya
Selama proses penilaian, sebaiknya hasil evaluasi SKP dicatat secara menyeluruh dan tertata dengan baik.
Dokumen tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam pemberian penghargaan ataupun penjatuhan sanksi kepada pegawai.
Itulah penjelasan lengkap dari pertanyaan bagaimana cara menilai kinerja pegawai dalam SKP, mudah untuk dipahami masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









