Akurat

Apa Cara Unik yang Anda Lakukan untuk Menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kelas Anda? Ini Inovasi Terbaru dan Kreatifnya

Rahmat Ghafur | 2 Juni 2025, 17:15 WIB
Apa Cara Unik yang Anda Lakukan untuk Menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kelas Anda? Ini Inovasi Terbaru dan Kreatifnya

 

AKURAT.CO Simak secara merinci jawaban untuk pertanyaan apa cara unik yang anda lakukan untuk menanamkan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat di kelas anda.

Pendidikan karakter bukan hanya soal teori. Untuk menanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara mendalam, dibutuhkan pendekatan yang menyenangkan, bermakna, dan dekat dengan dunia anak.

Baca Juga: Bagaimana Kaitan Pembelajaran Terpadu dengan Konsep Kurikulum Merdeka yang Dilaksanakan Beberapa Tahun Terakhir Ini?

Berikut ini beberapa inovasi kreatif yang dilakukan para guru di berbagai daerah untuk menjadikan nilai-nilai karakter sebagai bagian dari keseharian di kelas. 

Bukan sekadar diajarkan, tapi diinternalisasi lewat pengalaman nyata.

Mengutip dari berbagai sumber Senin, (2/6/2025), berikut ini informasi selengkapnya untuk menjawab pertanyaan apa cara unik untuk menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

1. Bangun Pagi

Inovasi: Gunakan aplikasi atau grup WhatsApp kelas sebagai alat "check-in pagi". Siswa diminta mengirimkan foto atau emoji “selamat pagi” sebelum jam 6.

Kegiatan:

- Buat leader of the day yang mengawasi kehadiran pagi.

- Pemberian “medali digital” mingguan untuk yang konsisten bangun pagi.

2. Beribadah 

Inovasi: Sediakan “Pojok Doa” di kelas. Setiap pagi, satu siswa memimpin renungan atau doa dari berbagai agama secara bergiliran (dengan persetujuan orang tua).

Kegiatan:

- Buku harian "Refleksi Iman" yang diisi siswa setelah kegiatan ibadah.

- Cerita nilai moral dari kitab suci atau kisah inspiratif setiap hari Jumat.

3. Berolahraga

Inovasi: Ciptakan senam pagi tematik dengan lagu-lagu nasionalis atau karakter (misal: “Senam Jujur”, “Senam Disiplin”).

Kegiatan:

- Lomba membuat gerakan senam sendiri sesuai nilai karakter.

- Tantangan 30 hari aktif: siswa rekam aktivitas fisik mereka di rumah.

4. Makanan Sehat dan Bergizi

Inovasi: Setiap minggu ada hari “Bekal Sehat” di mana siswa membawa makanan buatan sendiri dengan label gizi sederhana.

Kegiatan:

- Kontes kecil "MasterChef Sehat" antar siswa dan orang tua.

- Buku Resep Sehat Kelas yang dikumpulkan dan dibagikan saat akhir semester.

5. Gemar Belajar

Inovasi: Buat peran mingguan sebagai "Detektif Pengetahuan", di mana siswa bertugas mencari fakta menarik, kutipan motivasi, atau hal unik untuk dibagikan di pagi hari.

Kegiatan:

- “Pohon Ilmu” di dinding kelas: setiap kali siswa belajar hal baru, tempel daun baru.

- “Kelas Tanpa Dinding”: kegiatan belajar di luar ruangan 1 kali seminggu.

6. Bermasyarakat

Inovasi: Laksanakan proyek kecil seperti "Teman Baru Tiap Hari", "Senyum untuk Semua", atau “Tantangan 7 Hari Menolong”.

Kegiatan:

- Kelas adopsi salah satu warga sekolah yang dibantu setiap minggu.

- Kegiatan “Kotak Peduli” — siswa boleh menyumbang barang bekas layak pakai untuk orang yang membutuhkan.

7. Tidur

Inovasi: Buat sistem pelaporan jadwal tidur lewat kartu bintang. Siswa mencatat jam tidur mereka dan mendapat bintang jika tidur sebelum jam 9 malam.

Kegiatan:

- Edukasi lewat dongeng atau film animasi tentang pentingnya tidur cukup.

- Hari bebas gadget — tantangan untuk tidak menggunakan gadget setelah pukul 7 malam.

Gabungkan semua kebiasaan ini ke dalam program "Kelas Karakter Ceria" sebagai branding. 

Libatkan juga orang tua lewat jurnal harian atau grup komunikasi. 

Poin penting: jadikan karakter bukan hanya pelajaran, tapi bagian dari hidup sehari-hari siswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D