Akurat

Soroti Lemahnya Soft Skills di Kalangan Gen Z dan Alpha, Algonova Hadirkan Keterampilan Paling Dibutuhkan

Mukodah | 14 Mei 2025, 13:48 WIB
Soroti Lemahnya Soft Skills di Kalangan Gen Z dan Alpha, Algonova Hadirkan Keterampilan Paling Dibutuhkan

AKURAT.CO Meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di kalangan anak muda Gen Z di Indonesia memunculkan kekhawatiran mendalam.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa 9,9 juta anak muda berusia 15 hingga 24 tahun atau Gen Z saat ini menganggur.

Masalah utama bukan hanya tentang ketersediaan lapangan kerja, tetapi juga terkait rendahnya keterampilan hidup atau soft skills yang sangat diperlukan di dunia kerja, baik oleh Gen Z atau Gen Alpha.

Baca Juga: Halal atau Haram? Ini Fatwa Ulama tentang Penghasil Saldo Dana Gratis yang Perlu Gen Z Tahu

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyoroti bahwa salah satu penyebab utama tingginya angka pengangguran di kalangan Gen Z adalah lemahnya kemampuan interpersonal dan komunikasi.

Survei yang dilakukan oleh Intelligent pada 2024 menguatkan fakta ini. Di mana, sebagian besar karyawan baru gagal beradaptasi di dunia kerja karena kekurangan motivasi (50 persen), keterampilan komunikasi yang buruk (39 persen), sikap tidak profesional (46 persen), kesulitan menerima kritik (38 persen) serta lemahnya kemampuan pemecahan masalah (34 persen).

Masyarakat dan Orang Tua Mulai Menyadari Pentingnya Pendidikan Soft Skills

Kondisi ini mulai disadari banyak orang tua di Indonesia, terutama orang tua milenial yang mulai mencari solusi terbaik untuk mempersiapkan masa depan anak-anak mereka.

Baca Juga: OpenAI Rilis Pembaruan ChatGPT yang Bisa Disesuaikan dengan Sifat, Ada 'Gen Z'

Berdasarkan studi New Asian Learning Experience yang dilakukan HP Indonesia pada 2024 terhadap 500 orang tua di lima kota besar, sebanyak 97 persen responden setuju bahwa anak-anak mereka membutuhkan pendidikan yang menyeluruh.

Selain kemampuan akademik, orang tua ingin anak-anak mereka dibekali dengan keterampilan penting seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kecerdasan emosional. Keterampilan yang saat ini kurang diajarkan dalam kurikulum akademik.

Lebih dari 90 persen orang tua percaya bahwa kemampuan komunikasi yang baik dan berpikir kreatif sangat penting untuk masa depan anak-anak mereka dan sekitar 68 persen merasa bahwa kurikulum Indonesia perlu lebih fokus pada pengembangan kreativitas.

Baca Juga: Pengusaha Perlu Beri Pelatihan Keterampilan bagi Pekerja Sesuai dengan Kebutuhan Industri

Algonova Hadir dengan Solusi yang Menyentuh Semua Aspek

Menanggapi tantangan ini, Algonova Indonesia hadir dengan program pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan coding dan STEM (Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika), tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial yang esensial seperti komunikasi, kreativitas, kerja tim dan adaptabilitas.

Program ini mengutamakan metode pembelajaran berbasis proyek yang mengajak anak-anak untuk berkolaborasi, berpikir kreatif serta memecahkan masalah secara bersama-sama.

"Di Algonova, kami percaya bahwa kesuksesan masa depan anak-anak tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik mereka. Kami ingin anak-anak menjadi pribadi yang tidak hanya pintar secara teknis tetapi juga tangguh secara sosial," ungkap Taufiq Wisnu selaku COO Algonova Indonesia, melalui keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Baca Juga: Pendidikan Keterampilan Penting agar Buruh Bisa Berdaya Saing

"Pendekatan kami yang menyenangkan dan kolaboratif mendorong anak-anak untuk berani mengungkapkan ide, beradaptasi dengan situasi baru dan bekerja sama menyelesaikan tantangan," sambungnya.

Manfaat yang Dirasakan Orang Tua dan Anak

Program ini mulai menunjukkan hasil nyata.

Putri (36), seorang ibu dari Bandung, membagikan pengalamannya.

"Sebelum ikut Algonova, anak saya sangat pemalu dan tidak suka bekerja dalam kelompok. Sekarang, dia lebih percaya diri menyampaikan ide dan bahkan memimpin proyek pengembangan game bersama teman-temannya. Saya sangat bangga melihat perkembangan kemampuan komunikasi dan kepercayaan dirinya," tuturnya.

Baca Juga: Upbit Indonesia Tekankan Pentingnya Keseimbangan Keterampilan untuk Berkarier di Industri Blockchain

Algonova juga menyediakan pembelajaran secara daring, yang memungkinkan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia untuk bergabung, termasuk yang tinggal di kota-kota kecil.

Dengan adanya ruang sosial interaktif di platform ini, anak-anak dapat berbagi karya, mendapatkan umpan balik positif dan bekerja sama dengan teman-teman dari berbagai tempat.

Generasi Masa Depan Siap Kerja

Di tengah tantangan besar yang dihadapi anak-anak muda dalam mencari pekerjaan, Algonova berkomitmen untuk membantu mempersiapkan generasi masa depan yang tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Baca Juga: Telkomsel Hadirkan UKM Unggulan se-Indonesia untuk Berbagi dan Tingkatkan Keterampilan di DCE Summit 2024

Dengan bekerja sama pendidik, psikolog serta industri profesional, Algonova berupaya membentuk anak-anak yang siap menghadapi dunia kerja serta menjalani kehidupan yang sukses.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK