Akurat

Bagaimana Makhluk Hidup Dapat Muncul pada Masa Awal Pembentukan Bumi? Inilah 3 Teori dan Kunci Jawaban

Rahman Sugidiyanto | 14 Maret 2025, 16:55 WIB
Bagaimana Makhluk Hidup Dapat Muncul pada Masa Awal Pembentukan Bumi? Inilah 3 Teori dan Kunci Jawaban

AKURAT.CO Kemunculan makhluk hidup di Bumi merupakan salah satu misteri terbesar dalam sejarah planet kita.

Proses ini, yang dikenal sebagai abiogenesis, telah menjadi subjek penelitian intensif selama bertahun-tahun.

Meskipun banyak pertanyaan yang belum terjawab, ilmuwan telah menemukan berbagai bukti dan teori yang menjelaskan bagaimana kehidupan mungkin muncul dari materi non-hidup di awal pembentukan Bumi.

Baca Juga: Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Tersebut Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi? Inilah Kunci Jawaban PMM

Kondisi Awal Bumi

Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kondisi pada masa awalnya sangat berbeda dengan saat ini.

Atmosfer primitif diduga mengandung sedikit oksigen bebas tetapi kaya akan gas-gas seperti metana (CH₄), amonia (NH₃), hidrogen (H₂), dan karbon dioksida (CO₂).

Kehadiran air cair telah dikonfirmasi sejak sekitar 4,3 miliar tahun yang lalu, menciptakan lingkungan yang berpotensi mendukung munculnya kehidupan.

Teori Kemunculan Kehidupan

  1. Sintesis Molekul Organik

    Salah satu teori utama menyatakan bahwa molekul organik sederhana terbentuk dari bahan anorganik melalui reaksi kimia yang dipicu oleh energi eksternal, seperti petir atau sinar ultraviolet.

    Eksperimen Miller-Urey (1952) menunjukkan bahwa asam amino, komponen dasar protein, dapat terbentuk dalam kondisi atmosfer primitif yang disimulasikan di laboratorium.

  2. Peran Komet dan Asteroid

    Hipotesis lain menyatakan bahwa komet dan asteroid yang menabrak Bumi membawa air serta molekul organik, seperti asam amino dan nukleotida, yang menjadi bahan dasar kehidupan.

    Tabrakan ini awalnya dapat menghambat perkembangan kehidupan akibat dampak yang ekstrem, tetapi seiring berkurangnya intensitas tumbukan, material yang dibawa oleh benda luar angkasa mungkin berkontribusi pada pembentukan biomolekul kompleks.

  3. Hipotesis RNA World

    Banyak ilmuwan mendukung teori "RNA World", yang menyatakan bahwa RNA mungkin merupakan prekursor kehidupan sebelum evolusi DNA dan protein.

    RNA memiliki kemampuan menyimpan informasi genetik sekaligus mengkatalisis reaksi kimia, sehingga bisa menjadi langkah awal dalam perkembangan kehidupan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Nonton Film Sumala di Netflix Tanpa Bayar? Simak Langkahnya!

Bukti Kehidupan Paling Awal

Bukti kehidupan tertua di Bumi ditemukan dalam bentuk isotop karbon 12 (¹²C) yang menunjukkan aktivitas biologis.

Karbon ini ditemukan dalam batuan di Greenland berusia 3,85 miliar tahun, menunjukkan kemungkinan adanya organisme pertama sejak periode awal Bumi.

Selain itu, fosil stromatolit—struktur yang dibentuk oleh bakteri fotosintetik—ditemukan di Australia Barat dan diperkirakan berusia 3,45 miliar tahun.

Ini menjadi bukti tertua dari aktivitas biologis yang dikenal hingga saat ini.

 

Penelitian ilmiah telah memberikan wawasan penting tentang bagaimana kehidupan bisa muncul di Bumi.

Kombinasi antara kondisi lingkungan yang sesuai, ketersediaan bahan organik, serta waktu yang cukup tampaknya memungkinkan transisi dari materi non-hidup menjadi entitas hidup pertama.

Bukti yang terus ditemukan menunjukkan bahwa kehidupan mungkin telah muncul lebih cepat dari yang diperkirakan setelah pembentukan Bumi.

Hal ini memperkuat gagasan bahwa kehidupan dapat muncul dan berkembang di lingkungan yang mendukung, bahkan di luar planet kita.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.