AKURAT.CO Pemeriksaan ultrasonografi (USG) merupakan salah satu bagian penting selama masa kehamilan.
Selain membantu dokter memantau kondisi janin dan organ reproduksi ibu, USG kini juga berkembang menjadi sarana yang memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan calon buah hati.
Kemajuan teknologi medis membuatnya menjadi tiga jenis yang umum digunakan, yaitu USG 2D, 3D, dan 4D. Masing-masing memiliki keunggulan tersendiri dalam hal fungsi, hasil gambar, dan pengalaman visual.
Dilansir dari Tootsie Wootsies, USG 2D merupakan pemeriksaan dasar yang menghasilkan gambar hitam putih dua dimensi. Teknologi ini menampilkan gambar datar janin di dalam rahim dan digunakan secara luas untuk kebutuhan medis.
Berbeda dengan USG 2D, USG 3D menggabungkan beberapa gambar 2D dari berbagai sudut dan mengubahnya menjadi tampilan tiga dimensi yang memperlihatkan bentuk wajah serta anggota tubuh bayi secara lebih detail.
Sementara itu, USG 4D menambahkan dimensi waktu, sehingga memungkinkan orang tua melihat janin bergerak dalam video real-time. Contohnya bayi sedang menguap, menendang, atau mengisap jari.
Pemeriksaan USG biasanya dilakukan oleh dokter kandungan di rumah sakit atau klinik dengan peralatan khusus.
USG 2D umumnya dilakukan sepanjang masa kehamilan, sedangkan USG 3D dan 4D lebih direkomendasikan pada usia kehamilan 26–34 minggu, ketika bentuk janin sudah terbentuk sempurna dan posisi tubuhnya ideal untuk diambil gambarnya.
Manfaat USG 2D, 3D, dan 4D Saat Hamil
1. USG 2D (Dua Dimensi)
USG 2D adalah metode standar untuk pemantauan medis selama kehamilan.
- Berfungsi untuk memeriksa detak jantung janin, posisi, ukuran, dan perkembangan organ dalam.
- Mampu mendeteksi kelainan seperti kembar janin, masalah plasenta, hingga kandungan ektopik.
- Sering digunakan untuk pemeriksaan rutin sejak trimester pertama hingga menjelang persalinan.
- Menjadi pilihan utama dokter karena hasilnya paling akurat untuk diagnosis medis.
2. USG 3D (Tiga Dimensi)
USG 3D memiliki manfaat tambahan yang tidak hanya bersifat medis, tetapi juga emosional.
- Menampilkan bentuk fisik janin secara lebih jelas, termasuk wajah, hidung, bibir, dan jari-jari tangan.
- Membantu dokter mendeteksi kelainan fisik, seperti bibir sumbing, kelainan tulang, atau cacat bawaan lainnya.
- Membantu orang tua melihat penampilan bayi lebih nyata sehingga menambah pengalaman positif selama kehamilan.
3. USG 4D (Empat Dimensi)
USG 4D adalah versi lanjutan dari 3D yang menampilkan gerakan janin secara langsung.
- Menunjukkan aktivitas bayi seperti mengisap jari, tersenyum, berkedip, atau menendang.
- Memberikan pengalaman visual yang kuat bagi ibu dan ayah untuk melihat bayi secara “hidup.”
- Bermanfaat secara medis karena membantu dokter mengevaluasi fungsi organ janin secara dinamis, misalnya pergerakan otot dan jantung.
- Meningkatkan kedekatan emosional antara orang tua dan janin di dalam kandungan.
Hasil Gambar USG 2D, 3D, dan 4D Saat Hamil
1. USG 2D
- Hasil gambar USG 2D berbentuk hitam putih dan datar (flat).
- Menampilkan organ bagian dalam janin, tulang, dan cairan ketuban.
- Meski tidak menampilkan bentuk wajah secara detail, gambar ini memberikan informasi paling akurat tentang kondisi janin dan rahim.
- Sering digunakan untuk memastikan janin tumbuh sesuai usia kehamilan dan tidak ada kelainan struktural.
2. USG 3D
- Hasil gambar USG 3D merupakan foto tiga dimensi yang menampilkan bentuk fisik bayi dengan sangat jelas.
- Fitur wajah, tangan, dan kaki terlihat menyerupai tampilan nyata.
- Umumnya digunakan untuk dokumentasi pribadi sekaligus pemeriksaan kelainan fisik.
- Hasilnya bisa dicetak sebagai foto atau disimpan dalam bentuk digital untuk kenang-kenangan.
3. USG 4D
- Hasil USG 4D berbentuk video real-time yang memperlihatkan gerakan bayi di dalam rahim.
- Orang tua dapat melihat aktivitas bayi secara langsung di layar monitor.
- Gambar yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi, dengan warna dan cahaya yang lebih alami dibanding 2D.
- Hasil USG ini biasanya direkam dalam bentuk video yang dapat disimpan untuk kenangan pribadi.
Kisaran Biaya USG 2D, 3D, dan 4D
Biaya USG sangat bervariasi tergantung jenisnya dan fasilitas kesehatan tempat pemeriksaan dilakukan.
1. USG 2D
USD 2D ini merupakan jenis paling umum dan terjangkau.
Kisaran biaya hanya mencapai Rp100.000 - Rp300.000 per pemeriksaan di klinik atau rumah sakit umum.
Biasanya USG 2D ini sudah termasuk pemeriksaan medis standar oleh dokter kandungan.
2. USG 3D
Biaya lebih tinggi karena menggunakan peralatan canggih dan pemrosesan gambar tiga dimensi.
Kisaran biaya mencapai Rp400.000 - Rp800.000 tergantung lokasi dan pengalaman tenaga medis.
Beberapa rumah sakit besar menawarkan paket USG 3D yang mencakup foto digital janin.
3. USG 4D
USG 4D ini merupakan jenis dengan teknologi paling canggih dan hasil paling realistis.
Kisaran biaya mencapai Rp800.000 - Rp1.500.000 atau lebih tergantung fasilitas dan layanan tambahan seperti video rekaman.
Biasanya dilakukan di rumah sakit atau klinik spesialis kehamilan yang memiliki perangkat ultrasonografi mutakhir.
USG 2D, 3D, dan 4D memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing.
USG 2D berfokus pada kebutuhan medis, USG 3D menonjolkan detail anatomi janin, sedangkan USG 4D memberikan pengalaman visual yang lebih hidup.
Pahami manfaat dan hasil gambar dari setiap jenis USG agar calon ibu dapat memilih pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan medis maupun pengalaman emosional dalam menyambut kehadiran sang buah hati.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)