Tanpa USG, Ini 9 Mitos Tentang Prediksi Jenis Kelamin Bayi
AKURAT.CO Pada saat hamil kamu tentu ingin tahu jenis kelamin bayi yang ada dalam kandunganmu.
Ada pun cara terbaik dan akurat untuk memprediksi hal ini adalah dengan melakukan USG, yang biasanya dilakukan antara minggu ke 18-20 kehamilan.
Lewat USG, tingkat ketepatan prediksi jenis kelamin bayi sekitar 80 persen hingga 90 persen.
Meski begitu, masih banyak mitos tentang prediksi jenis kelamin bayi yang sudah ada sejak zaman dulu.
Tentu saja, metode prediksi apa pun hanya memiliki tingkat akurasu sekitar 50 persen saja.
"Ibu baru, terutama mereka yang hamil untuk pertama kalinya, sangat rentan terhadap rumor kehamilan, kata Eileen Beard, CNM, FNP, MS, penasihat senior untuk American College of Nurse-Midwives, dikutip AKURAT.CO pada Senin (7/2/2022).
Berikut beberapa mitos terkait prediksi jenis kelamin bayi yang masih banyak dipercayai hingga saat ini:
Makanan
Jika terus-menerus mengidam daging, keju, atau makanan asin lainnya, maka kamu diduga sedang hamil anak laki-laki.
Sementara, mendambakan gula dan rempah-rempah dan setiap hal manis merupakan tanda hamil anak perempuan.
Faktanya, wanita hamil mungkin menginginkan semua jenis makanan, dan tidak ada bukti yang menghubungkan keinginan tertentu dengan jenis kelamin bayi.
Perubahan pada suami
Itu sehat dan normal bagi seorang wanita hamil untuk menambah berat badan, tetapi apakah suami kamu juga mangalami hal yang sama?
Jika ya, mungkin kamu sedang hamil anak perempuan. Selain itu, suami yang mengalami morning sickness juga dipercaya menjadi tanda dirimu sedang hamil anak laki-laki. Benarkah? Tentu saja ini hanya mitos.
Bulu kaki
Konon, bayi laki-laki akan menyebabkan bulu di kaki ibu hamil tumbuh lebih cepat, sedangkan janin perempuan tidak.
Pada kenyataannya, janin tidak menimbulkan pengaruh yang signifikan untuk pertumbuhan bulu atau rambut ibu hamil.
Cincin
Ini adalah cara yang paling populer untuk mempresiksi jenis kelamin bayi. Gantungkan cincin kawin kamu pada kalung atau sehelai rambut ayah di atas perutmu yang membesar.
Jika cincin itu berputar-putar atau melingkar, itu perempuan. Jika berayun bolak-balik, itu laki-laki. Versi alternatif dari mitos ini merekomendasikan untuk menggantungkan peniti di atas pergelangan tangan ibu. Kenyataannya, tidak ada bukti nyata untuk mengonfirmasi cara ini.
Alat prediksi Tiongkok
Kamu hanya memerlukan dua informasi untuk mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandunganmu, yaitu usia kamu dan bulan pembuahan.
Ahli akan menghitungnya berdasarkan Kalender Lunar, dan dapat mengetahui jenis kelamin bayi yang ada dalam kandunganmu.
Apakah ini benar seratus persen? Belum tentu. Menurut peneliti Kanada, Kalender Lunar tidak lebih akurat dalam memprediksi jenis kelamin bayi (50/50) daripada tebakan acak.
Morning sickness
Jika mengalami morning sickness sepanjang hari, artinya kamu hamil anak perempuan.Mitos ini mungkin ada benarnya.
Pasalnya, studi telah menemukan bahwa wanita yang mengalami morning sickenss yang parah (hiperemesis gravidarum) lebih mungkin melahirkan anak perempuan.
Hal ini disebabkan kadar hormon kehamilan hCG, yang memicu mual di pagi hari, cenderung lebih tinggi pada ibu yang mengandung bayi perempuan.
Namun, wanita hami tetap bisa mengalami morning sickness bahkan hiperemesis gravidarum ketika mengandung anak laki-laki.
Jadi, kamu tidak dapat mengandalkannya sebagai prediksi akurat jenis kelamin bayi dalam kandunganmu.
Warna urine
Urin berwarna kusam berarti kamu sedang mengandung seoranganak laki-laki. Sementara urin berwarna cerah berarti laki-laki.
Jenis kelamin bayi tidak mempengaruhi warna urin sama sekali. Warna urin tergantung pada tingkat hidrasi ibu dan kadang-kadang pada konsumsi makanan tertentu.
Posisi perut
Perut yang agak tinggi menandakan seorang gadis, sementara hal sebaliknya menandakan laki-laki.
Pada kenyataannya, penampilan seorang wanita hamil sangat bervariasi, tergantung pada tipe tubuhnya dan tahap kehamilan.
Tidak mungkin untuk menentukan jenis kelamin bayi dari penampilan dan posisi perut ibu.
Detak jantung
Janin laki-laki memiliki detak jantung yang lebih tinggi daripada janin perempuan.
Denyut jantung janin bervariasi menurut usia dan tingkat pergerakannya.
Tak ada satu pun penelitian yang menunjukkan bukti bahwa detak jantung dapat memprediksi jenis kelamin.
Itulah beberapa mitos dan cara tradisonal yang dipercaya dapat mempresiksi jenis kelamin bayi dalam kandungan. Ingat, ini hanya mitos!
Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah lewat USG. Selain itu, amniosentesis dan chorionic villus sampling (CVS) juga dapat menentukan jenis kelamin bayi dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Akan tetapi, tes ini biasanya dilakukan untuk bayi yang memiliki kelainan genetik atau kelainan kromosom, seperti down syndrome.
Tes DNA darah ibu juga dapat mendeteksi jenis kelamin bayi secara akurat, tetapi karena biayanya yang mahal, tes ini hanya digunakan di laboratorium khusus,dan jarang disarankan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





