Akurat

Orang Tua Perlu Punya Strategi Pengasuhan Anak di Era Digital

Ahada Ramadhana | 3 Februari 2025, 10:28 WIB
Orang Tua Perlu Punya Strategi Pengasuhan Anak di Era Digital

AKURAT.CO Dalam konteks pengasuhan anak di era digital, orang tua harus memiliki strategi membimbing anak agar dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak.

Untuk melindungi anak dari dampak negatif seperti kecanduan gawai, eksploitasi online dan paparan konten yang tidak sesuai.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, pola asuh yang baik dalam keluarga berpengaruh besar dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga: Pengasuhan Setara pada Anak Wujudkan Keluarga Berkualitas

"Keluarga adalah tempat pertama bagi anak dalam memperoleh pendidikan dan perlindungan. Oleh karena itu, penting bagi calon pengantin untuk mendapatkan bimbingan perkawinan agar memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh," katanya, dalam keterangan yang diterima , Senin (3/2/2025).

Menteri PPPA mengatakan, pengasuhan anak menjadi tanggung jawab utama ayah dan ibu.

Terkait hal ini, data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat, sekitar 20 persen anak Indonesia mengalami kekurangan perhatian dari ayahnya.

Baca Juga: Pengasuhan Yang Positif Melindungi Dari Efek Stres Pada Anak-anak

"Pengasuhan harus menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Ayah memiliki peran penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka di masa depan," katanya.

Menteri PPPA menyebut, stereotipe berbasis gender dalam pengasuhan perlu dihilangkan.

Yakni pandangan umum atau prakonsepsi tentang karakteristik atau peran yang seharusnya dimiliki oleh laki-laki dan perempuan.

Baca Juga: Studi: Anak Menderita Jika Ayah Kurang Berperan Dalam Pengasuhan

Ia mencontohkan, misalnya dengan mengajarkan anak laki-laki dan perempuan untuk berbagi tanggung jawab dalam pekerjaan rumah tanpa membedakan jenis kelamin.

"Sebagai upaya mendukung peran ayah dalam pengasuhan anak, beberapa daerah telah menginisiasi gerakan ayah. Di mana, para ayah diwajibkan untuk lebih aktif dalam mengasuh anak, termasuk menemani anak ke sekolah dan mengambil rapor," jelasnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK